Page 25 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 DESEMBER 2019
P. 25
BANYAK JADI KORBAN, BURUH MIGRAN DARI DAERAH JUGA BUTUH PERLINDUNGAN
Title
SOSIAL
Media Name liputan6.com
Pub. Date 17 Desember 2019
https://www.liputan6.com/regional/read/4135506/banyak-jadi-korban-buru h-migran-
Page/URL
dari-daerah-juga-butuh-perlindungan-sosial
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari berbagai daerah yang sudah lama bekerja di luar
negeri, dinilai masih belum tersentuh perlindungan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Hal itu setidaknya diungkapkan Hery Susanto selaku Koordinator Nasional MP BPJS di
hadapan 100 peserta Rapat Koordinasi Wilayah Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial (Rakorwil MP BPJS) Malaysia, yang digelar di Hotel Adamson Kuala Lumpur,
Minggu (15/12/2019).
Acara yang turut dihadiri Krisna KU Hanan selaku Wakil Dubes KBRI Malaysia, Tatang Budi
Utama Razak selaku plt kepala BNP2TKI, Ahmad Hafiz Deputi Direktur Kepesertaan BP
Jamsostek dan Efruddin Joko selaku Korwil MP BPJS Malaysia, berlangsung menarik.
Hery Susanto lebih jauh mengatakan, pihaknya hadir di negara Malaysia dengan
membentuk Korwil MP BPJS karena masih sangat besarnya PMI yang belum mendapatkan
perlindungan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Data Bank Indonesia menunjukkan, Malaysia menjadi negara terbesar yang menampung
tenaga kerja Indonesia. Secara jumlah, tenaga kerja Indonesia di Malaysia pada kuartal
II/2019 mencapai 1.919.000 jiwa. Sampai dengan September 2019 tercatat sebanyak
533.947 PMI telah terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek dan 201.211 di antaranya
ditempatkan di Malaysia.
"Pemerintah melalui BP Jamsostek harus terus meningkatkan kepesertaan BP Jamsostek di
kalangan pekerja migran, sebab selain mereka banyak tidak terlindungi jamsos juga masih
sangat banyak yang tidak memiliki dokumen keimigrasian lengkap alias ilegal," kata Hery
Susanto.
Di forum yang sama, Ahmad Hafiz, selaku Deputi Direktur Kepesertaan BP Jamsostek
mengatakan sinergi menjadi kunci sukses perlindungan kepesertaan program BP Jamsostek
sektor Migran Worker di Malaysia dan sangat diharapkan menjadi prioritas bersama baik
pemerintah RI maupun pemerintah Malaysia sendiri.
Efruddin Joko selaku Korwil MP BPJS Malaysia membacakan hasil rekomendasi Rakorwil MP
BPJS Malaysia, yang salah satu isinya mengusulkan kepada BP Jamsostek dan KBRI untuk
melakukan kerja sama peningkatan kepesertaan bersama MP BPJS Wilayah Malaysia
khususnya bagi buruh migran Indonesia, termasuk yang dari daerah.
Page 24 of 59.

