Page 21 - E-LKPD Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Berbasis Guided Discovery untuk Melatihkan KPST_Neat
P. 21
Stimulasi
Lets See
Limbah Air Cucian Beras Putih dan
Beras Merah Kaya Nutrisi untuk
Pertumbuhan Tanaman
Gambar 1. Air cucian beras
Sumber: Haibunda..com, 2019
Beras merupakan makanan sumber energi yang memiliki kandungan
karbohidrat tinggi sehingga dijadikan makanan pokok orang Indonesia dan
beberapa negara lain. Badan Pusat Statistik (2022) menjelaskan Produksi beras
pada 2022 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sekitar 32,07 juta ton,
mengalami peningkatan sebanyak 718,03 ribu ton atau 2,29 persen dibandingkan
produksi beras di 2021 yang sebesar 31,36 juta ton. Apa yang akan dilakukan
terhadap air cucian beras setelah proses mencuci beras selesai?(Gambar1.).
Semakin banyak konsumsi beras di masyarakat akan menyebakan jumlah limbah
air cucian beras di lingkungan juga akan mengalami peningkatan. Air cucian
beras merupakan limbah yang berasal dari proses pembersihan beras yang akan
dimasak. Masyarakat selama ini memahami bahwa limbah air cucian beras
hanya sebagai suatu limbah yang umumnya dibuang dan tidak memahami bahwa
sebenarnya terdapat potensi yang bisa di kelola menjadi sesuatu yang lebih
berguna. Air cucian beras dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pupuk
anorganik tanpa harus mengeluarkan biaya (Yulianingsih, 2017).
Air cucian beras dapat dijadikan sebagai elemen atau unsur dari pupuk
organik yang dapat menambah unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman untuk
pertumbuhan. Air cucian beras ini mengandung karbohidrat, vitamin, dan
mineral lainnya dimana berperan membantu pertumbuhan tanaman (Marewa,
2020). Pupuk berbahan dasar limbah cair memudahkan tanaman dalam
penyerapannya sehingga tanaman akan menghasilkan produksi yang optimal
(Wati, et al., 2017). Penggunaan limbah air cucian beras dirasa lebih aman
untuk tumbuhan dan kesehatan lingkungan menggunakan bahan alami. Jenis
beras yang banyak digunakan di Indonesia adalah beras merah dan beras putih
dengan kandungan nutrisi yang sedikit berbeda. Kandungan di dalam air cucian
beras putih (Oryza sativa) dan beras merah (Oryza nivara) tidaklah jauh
berbeda yaitu sama-sama mengandung Vitamin A, C, B1, karbohidrat, fosfor,
kalium, magnesium, nitrogen dan zat besi.
2