Page 15 - BAHAN AJAR HARVIKA SIMAMORA
P. 15
D. Teknik Ekstraksi
Teknik ekstraksi dapat dibedakan menjadi 3 cara yaitu :
A. Ekstraksi Bertahap
Ekstraksi bertahap merupakan metode yang paling sederhana. Pelaksanaan
ekstraksi dilakukan dengan menggunakan alat corong pemisah. Zat yang akan
diekstraksi dilarutkan dalam air kemudian dimasukkan dalam corong pemisah.
Pelarut pengekstrak (biasanya pelarut organic) ditambahkan kepada larutan air
agar zat terlarut dapat diekstrak kedalam pengesktrak. Jika zat yang diekstrak
berada dalam campuran,maka syarat ekstraksi dengan teknik ini adalah D dari
zat tersebut harus besar (D = 5 sampai dengan 10 atau lebih besar),sedang D
zat lainnya harus kecil (<0,0001).
B. Ekstraksi Kontinyu
Teknik ekstraksi kontinyu ini khususnya bagi zat dengan harga D sangat kecil
(<1),atau jika harga factor pemisah mendekati satu. Bila keadaan ini
terjadi,maka ekstraksi bertahap dengan corong pemisah menjadi kurang
praktis,karena harus dilakukan beratusan kali. Pada prinsipnya di dalam
peralatan tersebut terjadi aliran kontinyu (terus menerus)dari pelarut melalui
suatu larutan zat yang akan diekstrak. Pelarut yang telah membawa zat yang
teresktrak,diuapkan,kemudian didinginkan,sehingga dapat digunakan lagi.
C. Ekstraksi Dengan Arah Berlawanan Menurut Craig
Ekstraksi dengan cara “counter current” menurut craig ini merupakan salah
satu dari berbagai cara untuk memisahkan dua zat atau lebih,apabila angka
banding distribusi (D) dari zat-zat tersebut perbedaan nya kecil sekali. Proses
“counter current craig” ini merupakan fraksionasi secara bertahap dengan
menggunakan pelarut khusus dan dengan banyak tabung craig dimana outlet
tabung satu merupakan inlet corong lain.Metode pemisahan craig ini sangat
berguna untuk memisahkan campuran dari senyawa-senyawa yang sangat
mirip dengan harga angka banding distribusi yang tidak terlalu berbeda
sehingga secara fisik sangat sulit untuk melakukan pemisahan.
KIMIA PEMISAHAN 15

