Page 15 - E-Modul Fisika SMA Pemanasan Global
P. 15
Kurikulum
Merdeka
M A T E R I P E M B E L A J A R A N
MATERI PEMBELAJARAN
B. Peningkatan Kadar CO₂ Atmosfer di Balik
Peningkatan Suhu Bumi
Setelah membaca fakta-fakta perubahan lingkungan yang terjadi akhir-
akhir ini, menurut pendapat Kalian indikator apa yang memberi petunjuk
bahwa telah terjadi perubahan lingkungan? Kalian telah mengetahui fakta-
fakta terkait perubahan lingkungan.
Peningkatan kadar CO₂ di atmosfer telah dicatat sejak tahun 1958 oleh
ilmuwan bernama Charles David Keeling. Selanjutnya para ilmuwan melacak
data akumulasi CO₂ di atmosfer bumi menggunakan Kurva Keeling yang
datanya diukur terus-menerus dari Observatorium Mauna Loa di Hawai.
Peningkatan kadar CO₂ dari waktu ke waktu terus terjadi dimulai sejak
zaman Eosen yaitu periode dalam skala geologi yang terjadi sekitar 60–40
juta tahun yang lalu. Hal ini penting dipelajari dalam sejarah catatan CO₂
yang memberi bukti kuat hubungan antara tingkat CO₂ dan keadaan iklim
yang menghangat. Dengan mempelajari perubahan iklim bumi di masa lalu
maka pemanasan global di masa yang akan datang dapat diprediksi dengan
lebih baik.
Kadar CO₂ yang tercatat pada 60 tahun yang lalu adalah 315 ppm.
Namun, angka tersebut naik teratur melebihi 410 ppm pada tahun 2018.
Catatan terakhir pada Mei 2023, kadar CO₂ tercatat mencapai angka 424,0
ppm, artinya terdapat 424,0 mg CO₂ yang terkandung dalam satu juta mg
udara).
Kandungan CO₂ di atmosfer adalah hasil aktivitas manusia yang sebagian
besar berasal dari penggunaan bahan bakar dari fosil baik untuk kegiatan
industri maupun berkendara. Bahan bakar digunakan melalui reaksi
pembakaran.
Gas CO₂ hasil pembakaran diemisikan ke atmosfer sekitar 57% sedangkan
sisanya masuk ke laut dan terserap oleh reaksi fotosintesis, Ingatlah bahwa
Hukum Lavoisier berlaku untuk keadaan ini. Jumlah atom karbon selalu
sama baik dalam bentuk CO₂ di udara maupun dalam bentuk senyawa
lainnya di luar emisi CO₂. Oleh karena itu, emisi CO₂ di udara inilah yang
harus dikurangi.
MENU UTAMA