Page 14 - BULETIN 1180
P. 14
BULETIN Parlementaria
Komisi IX Tegaskan perubahan data kepesertaan,” tegas
Meli, sapaan akrabnya, usai menghadiri
OMISI IX - DPR RI pada Pemda A. Rachim beserta jajarannya, serta
pertemuan Tim Kunspek Komisi IX DPR
Pentingnya UHC
RI dengan Wakil Wali Kota Bogor Dedie
perwakilan Kementerian Kesehatan,
BKKBN RI, dan BPJS Kesehatan
dalam rangka pelaksanaan program
percepatan penanganan stunting di
Legislator dapil Sumatera
Selatan II ini mengatakan bila
K Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/11).
suatu daerah sudah termasuk UHC
maka, warganya cukup membawa
kartu identitas, seperti KTP, untuk
mendaftar pelayanan kesehatan.
Namun, untuk mencapai UHC, Meli
menjelaskan pemerintah daerah harus
mendaftarkan 95 persen penduduknya
di BPJS Kesehatan. Pihaknya pun
meminta agar pemda berperan aktif
mendata dan melaporkannya, sebab
Kementerian Sosial hanya menetapkan
data penerima bantuan iuran (PBI) yang
dilaporkan oleh pemda.
Anggota Komisi IX DPR RI Sri Meliyana. Foto: Tasya/nvl
“Penduduknya cukup membawa
KTP saja untuk mendapatkan
nggota Komisi IX DPR Sri atau bermasalah, menurutnya, pelayanan kesehatan tidak akan
Meliyana menegaskan kehadiran UHC memberikan jaminan ditanya mana bpjsnya? Mana ininya
bahwa universal health bagi masyarakat agar mendapatkan mana itunya. Mau data begini mau
A coverage (UHC) sangat pelayanan kesehatan secara cepat dan data begitu, ketika kepesertaan sudah
penting untuk dicapai oleh pemerintah berkualitas. mencapai 95 persen, mereka bebas
daerah. Sebab, di tengah kondisi data “Jadi ini urgent kalau menurut saya menggunakan KTP untuk berobat,” ujar
kepesertaan yang kerap berubah supaya kita tidak mengalami gejolak Anggota F-Gerindra DPR RI ini. nap/sf
Nurhayati Apresiasi Program Tangerang pada tahun 2020,
Pendampingan Calon angka stunting pada balita di Kota
Tangerang, tercatat di angka 9,65
persen.
Pasutri di Kota Tangerang ambang batas untuk stunting versi
Angka tersebut berada di bawah
untuk Atasi Stunting World Health Organization (WHO)
sebesar 20 persen. “Pasutri yang
yang akan menikah diberikan
pelatihan atau pengetahuan
mengenai gizi, mengenai
nggota Komisi IX Tangerang. Menurutnya, itu adalah mengandung, melahirkan itu saya
DPR RI Nurhayati langkah preventif yang berpeluang apresiasi,” terang Nurhayati di sela-
mengapresiasi program berhasil dalam mengatasi stunting sela mengikuti Kunjungan Kerja
A pendampingan calon di Kota Tangerang. Berdasarkan Spesifik Komisi IX DPR RI ke Kota
pasangan suami istri (pasutri) data elektronik pencatatan laporan Tangerang, Banten, Selasa (30/11).
yang dilakukan Pemerintah Kota gizi berbasis masyarakat di Kota Dalam kesempatan yang
14 Nomor 1180/II/XII/2021 • Desember 2021