Page 19 - BULETIN 1180
P. 19
termasuk Pasar Modal di Sumut itu
kinerjanya relatif bagus dan baik. Ini Program Pemulihan
terlihat dari adanya pertumbuhan-
pertumbuhan yang positif,” ungkapnya Ekonomi OJK dan BI Harus
usai pertemuan Tim Kunjungan Kerja
Spesifik Komisi XI DPR RI dengan Bank Berkolaborasi dengan Pemda
Indonesia, OJK, serta Himbara di Medan,
Sumatera Utara, Jumat (3/12).
Di samping itu, politisi dapil
Sumatera Utara II tersebut juga
menyinggung perihal sektor tani. nggota Komisi XI DPR perhatian yang luar biasa kepada
Menurutnya, satu pertiga penduduk RI Wartiah meminta UMKM kita,” imbuh politisi Partai
di Sumut menggantungkan hidupnya agar program strategis Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
dari sektor pertanian. Namun, A Otoritas Jasa Keuangan Dalam kesempatan yang sama,
hasil kontribusi sektor tani dalam (OJK) dan Bank Indonesia (BI) yang Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi
perekonomian di Sumut diketahui didukung oleh Himpunan Bank Auly mengatakan, dari hasil pemantauan
hanya 21 persen. “Dan dengan hasil Negara (Himbara) dilaksanakan terkait realisasi program strategis untuk
21 persen kontribusi tani dalam secara tepat sasaran sebagai upaya pemulihan ekonomi di NTB cukup baik,
perekonomian Sumut ini kan artinya pemulihan ekonomi Nusa Tenggara ada optimisme pertumbuhan khususnya
belum terlalu match,” ujar Gus Irawan Barat (NTB). Untuk itu, ia meminta di bidang sektor jasa keuangan. Artinya,
Melihat hal tersebut, politisi Partai OJK, BI, dan Himbara menjalin walaupun terjadi pandemi sempat ada
Gerindra itu pun berharap agar ke komunikasi yang intensif dan tren penurunan pertumbuhan ekonomi,
depannya, perbankan ataupun industri berkolaborasi dengan pemerintah namun tidak terlalu signifikan. Bahkan
jasa keuangan bank dan non-bank daerah agar program tersebut bisa di antara mereka ada yang cukup eksis
yang ada di Sumut dapat semakin berjalan dengan baik. mempertahankan pertumbuhan.
memiliki potensi yang bisa benar-benar “Kemudian saya meminta kepada “Dari segi konsepsional, saya kira
berkontribusi bagi perekonomian di masing-masing pihak agar bekerja langkah-langkah yang sudah disepakati
Sumut. hnm/es secara profesional di semua lini, oleh BI, OJK dan DPR sudah bagus,
mengingat di Mandalika pada tahun hanya tinggal sejauh mana aplikasi dari
2022 akan digelar sejumlah event rencana itu di lapangan. Jangan hanya
tingkat nasional dan internasional. di atas kertas itu baik, tapi dalam tataran
Lebih lanjut, politisi Partai Amanat Tentu ini perlu mendapat perhatian operasional tidak bisa
Nasional (PAN) ini menegaskan khusus terutama para UMKM kita diwujudkan. Itu yang
masyarakat harus memiliki kesempatan agar bisa mendapatkan suntikan menjadi perhatian
untuk dapat mengembangkan dana,” ujar Wartiah saat memimpin besar kami,” tegas
kapasitas usaha mereka dengan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI politisi Partai
pembinaan di era digitalisasi. “Kalau DPR RI memantau realisasi program Keadilan Sejahtera
pelaku-pelaku usaha tidak dekat strategis BI dan OJK di Mataram, (PKS) ini. jk/sf
dengan (digitalisasi) itu, saya kira nanti NTB, Jumat (3/12).
mereka juga kesulitan. Begitu juga Menurut legislator dapil NTB
mereka perlu diarahkan bagaimana III ini, penyaluran Kredit Usaha Anggota Komisi XI
produk-produk mereka ini sampai ke Rakyat (KUR) di NTB ini terus DPR RI
Wartiah. Foto: Jaka/nvl
pasar dengan tepat sehingga ini bisa meningkat, walaupun masyarakat
membantu mereka,” ujar Yohan. masih mengeluh soal penjaminan
Selain itu, jelas legislator dapil mendapatkan program KUR.
Nusa Tenggara Timur I tersebut, “Mungkin ke depan kita perlu
banyak masyarakat yang ingin memiliki ruang khusus yang
mengembangkan usaha, tetapi memungkinkan mendapatkan
tidak memiliki informasi yang cukup, kemudahan bagi para UMKM yang
sehingga mereka berspekulasi bahwa masih terkendala dalam syarat
bank menakutkan. Sehingga, banyak penjaminan. Saya yakin, seperti
masyarakat yang datang ke rentenir yang dilaporkan, OJK, BI
dengan iming-iming pengurusannya dan Himbara memiliki
mudah dan cepat. ais/sf
Nomor 1180/II/XII/2021 • Desember 2021 19