Page 10 - BULETIN 1144
P. 10

BULETIN
              BULETIN            Parlementaria

              Pembangunan PLTGU Jawa-1
     KOMISI VII • DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA  Capai 97 Persen, Komisi VII






              Ingatkan ‘Oversupply’ Listrik







                           akil Ketua Komisi VII
                           DPR RI Eddy Soeparno
                           mengapresiasi progres
              W pembangunan Proyek
              Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap
              (PLTGU) Jawa-1 di Karawang, Jawa Barat,
              dengan kapasitas 1760 Mega Watt telah
              mencapai 97 persen dan rencananya
              akan beroperasi pada akhir tahun 2021.
              Namun demikian, ia mengingatkan
              kepada semua pihak agar berhati-hati,
              banyaknya pembangkit listrik baru yang   Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI
                                              meninjau proyek pembangkit PLTGU Jawa-1 di Karawang, Jawa Barat. Foto: Jaka/nvl
              terbangun, baik milik PT PLN (Persero)
              maupun swasta, membuat pasokan listrik
              saat ini oversupply.            tahap negosiasi, proses perizinan,   yang disediakan pada pertengahan Maret
                “Saat ini kondisi listrik PLN sudah   perencanaan, eksekusi pembangunan   lalu. Kapal ini memiliki arti penting karena
              oversupply, khususnya di Pulau Jawa,   kontruksi hingga pengoperasian.   menjadi fasilitas pendukung utama yang
              bahkan mencapai 61 persen lebih tinggi   “Saya kira proses mendatangkan   langsung terintegrasi dengan PLTGU
              dari daerah-daerah lain dan paling tinggi   investor ini membutuhkan waktu yang   Jawa-1,” jelasnya. 
              dalam sejarah. Oleh karena itu, kita   lama. Namun demikian, kita berharap   Selain itu, Dannif melanjutkan, bahwa
              berharap commissioning tetap sesuai   dengan adanya percepatan kebangkitan   PLTGU Jawa-1 ini memiliki beberapa
              rencana pada akhir tahun ini, tapi kita   ekonomi pasca-Covid-19 penyerapan   keunggulan, pertama, penggunaan
              memang kemudian harus mengatur lagi   listrik yang ada di Pulau Jawa bisa   tekhnologi generasi terbaru single
              bagaimana pengalokasiannya. Jangan   semakin cepat, sehingga overcapacity   shaft combined cycle gas turbine yang
              sampai over listrik itu justru membebani   bisa tereduksi secara signifikan,”   memberikan efisiensi tinggi 60-65
              Pertamina, karena Pertamina sebagai   pungkas legislator dapil Jabar III ini.   persen. Dan yang paling penting adalah
              pemberi sumber listriknya,” jelas Eddy   Pada kesempatan yang sama, Direktur   harga jual listrik yang kompetitif, yaitu 5,4
              saat memimpin Tim Kunjungan Kerja   Utama PT Pertamina Power Indonesia   sen per kwh atau Rp 780 per kwh. 
              Spesifik Komisi VII DPR RI meninjau   Dannif Danusaputro mengatakan, hingga   “Untuk ketahanan pasokan listrik, saya
              proyek pembangkit PLTGU Jawa-1 di   saat ini progres pembangunan PLTGU   sampaikan apabila terjadi blackout di
              Karawang, Jawa Barat, Kamis (25/3).   Jawa-1 sudah mencapai 97 persen. Dia   Jawa-Bali, PLTGU ini dilengkapi dengan
                Politisi F-PAN ini menuturkan, melihat   sangat optimistis dapat memenuhi target   12 diesel engine yang masing-masing
              kondisi ini, artinya PLN punya pekerjaan   commercial operation date pada akhir   berkapasitas 2,5 MW jadi total ada 30
              rumah untuk mencari demand baru demi   Desember 2021.           MW yang dapat melakukan self quick
              menyerap hasil produksi listrik, salah   “Pembangunannya terus kita kebut.   start up dari kapasitas awal dan juga
              satunya dengan mendatangkan investor   Apalagi, sampai saat ini kita tidak ada   lokasi PLTGU ini dekat dengan jaringan
              untuk dunia industri. Menurutnya,   masalah di lapangan. Berjalannya   Jawa-Bali, sehingga dapat mengurangi
              langkah mendatangkan investor ini   pembangunan ini, karena kerja sama   kerugian adanya hilang listrik. Dan kami
              memang akan menyerap listrik dengan   yang baik antara kita, kontraktor, pemkab,   menggunakan sumber bahan bakar LNG 
              membangun kapasitas produksi di   serta unsur TNI/Polri. Saat ini, kapal FSRU   (Liquefied Natural Gas) yang lebih bersih
              kawasan industri, namun proses ini   (floating storage regasification unit) Jawa-  menghasilkan emisi gas rumah kaca yang
              tentunya membutuhkan waktu, seperti   1 sudah bersandar di fasilitas mooring   lebih rendah,” paparnya.   jk/sf


              10  Nomor 1144/I/IV/2021  •  April 2021                                                                                                                                                      Nomor 1144/I/IV/2021  •  April 2021  11
   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15