Page 19 - E-Modul Pembelajaran Micro_Neat
P. 19
kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP
dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta
didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). Rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP) merupakan suatu strategi pembelajaran dengan tujuan agar
pada proses kegiatan pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas
memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa. Menurut Sanjaya (dalam
KAMILUDIN, 2021) strategi pembelajaran adalah “sejumlah langkah yang
direkayasa sedemikian rupa untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam kontek ini rekayasa dapat diartikan suatu siasat, kiat, atau cara dalam
pencapaian tujuan pembelajaran.” Sesuai dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun
2016 tentang Standar Proses dijelaskan bahwa RPP dijabarkan dari silabus untuk
mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD. Setiap
guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan
sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif,
serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian
sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan
atau lebih. Guru merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang
disesuaikan dengan penjadwalan di satuan Pendidikan (KAMILUDIN, 2021)
3.2 Komponen RPP
Komponen dalam sebuah RPP meliputi:
a. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan.
b. Identitas matapelajaran atau tema/subtema.
c. Kelas/semester.
d. Materi pokok.
e. Alokasi waktu, ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan
beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia
dalam silabus dan KD yang harus dicapai.
14

