Page 36 - E-Modul TPACK Fluida Dinamis kelas XI di SMA/MA
P. 36

3. Tabung Pitot

                               Tabung pitot merupakan alat yang digunakan untuk mengukur laju aliran suatu gas
                        atau udara. Alat ini dilengkapi dengan manometer raksa. Dengan mengetahui perbedaan

                        ketinggian raksa pada kedua kaki manometer, aliran gas dapat ditentukan kelajuannya.
                        Berikut ini gambar tabung pitot yang dilengkapi dengan manometer yang berisi zat cair.

















                                                   Gambar 12: Tabung Pitot
                                              (Sumber: Buku Fisika SMA/MA Kelas XI)

                               Tabung  pitot  memiliki  bagian  pipa  besar  yang  letaknya  mendatar  dengan  luas

                        penampang A1, kemudian terdapat pipa yang lebih kecil A2 yang dipasang melengkung ke
                        bawah menyatu pada pipa A1 salah satu ujung pipa A1 berada dalam pipa A2 seperti pada
                        gambar.

                               Tabung pitot ini dipakai untuk mengukur kecepatan aliran gas dengan massa jenis
                        ρ yang dialirkan pada penampang pipa A1 ke arah sebelah kanan. Aliran gas juga tentunya
                        akan masuk ke penampang pipa A2 mendorong cairan bermassa jenis ρ′ setinggi h dan

                        kemudian tertahan, sehingga besar kecepatan gas yang masuk pada penampang pipa A2
                        akan sama dengan nol. Kita bisa gunakan persamaan Bernoulli untuk menentukan besar
                        kecepatan aliran gas pada penampang pipa A1.

                        Kita bisa gunakan persamaan Bernoulli untuk menentukan besar kecepatan aliran
                        gas pada penampang pipa A1.


                                                                          1
                                                      1
                                          P1+     h1 +       1  = P2 +     h2+       2 2
                                                           2
                                                      2                   2                        (35)
                        Ketinggian h1 dan ketinggian h2 adalah sama, maka persamaan di atas bisa kita
                        rubah menjadi

                                                             1
                                                   P1 - P2 =      (  2 -   1 )                     (36)
                                                                   2
                                                                       2
                                                             2



                                                                                                     31


     E-Modul Fluida Dinamis Kelas XI SMA/MA
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41