Page 27 - E-MODUL BIOTEKNOLOGI SMA_MA_XII
P. 27

BIOTEKNOLOGI                                                                                     SMA/MA KELAS XIII



               disebut inseminasi. (4) Kultur Embrio, Ketika telur yang dibuahi membelah, itu menjadi embrio.
               Dalam waktu sekitar 5 hari, embrio normal memiliki beberapa sel  yang aktif membelah. (5)

               Transfer  Embrio,  Embrio  ditempatkan  ke  dalam  rahim  wanita  3  sampai  5  hari  setelah

               pengambilan sel telur dan pembuahan. Dokter memasukkan tabung tipis (kateter) yang berisi
               embrio ke dalam vagina wanita, melalui leher rahim, dan naik ke dalam rahim. Jika embrio

               menempel (implan) di lapisan rahim dan tumbuh, maka akan diperoleh hasil kehamilan.


                Kloning
                   Pada dunia biologi, pengertian kloning adalah suatu proses untuk menghasilkan populasi

               yang terdiri atas individu-individu yang memiliki sifat genetik yang sama. Proses ini di alam

               umum  ditemukan  pada  bakteri,  serangga  dan  tumbuhan  yang  memiliki  kemempuan  untuk
               memperbanyak diri secara aseksual. Pada bidang bioteknologi, istilah kloning mengacu pada

               suatu  proses  yang  digunakan  untuk  menghasilkan  salinan  dari  fragmen  DNA  (molecular

               cloning), sel (cell cloning) atau organisme.
                 Konsep       Penting
                Klon merupakan garis turunan individu-individu yang secara genetik identik, istilah popular klon
                mengacu pada organisme indivdu tunggal yang secara genetik identic dengan individu lain. Klon
                sebagai kata kerja bermakna membuat satu atau lebih replica (duplikat) suatu individu atau sel.
                kloning gen merupakan produksi salinan berangkap dari suatu gen.

                a.  Molecular cloning

                   Proses pada  molecular  cloning  umumnya digunakan untuk  memperbanyak bagian DNA

               yang  mengandung  seluruh  gen  yang  diingkan,  promotor,  dan  bagian  DNA  yang  tidak
               mengkodekan protein. Metode ini banyak digunakan untuk menyusun urutan DNA dari suatu

               organisme hingga produksi protein tertentu.

                   Molecular cloning melibatkan 4 proses utama, yaitu sebagai berikut:
                1.  Fragmentasi  pemisahan rantai ganda DNA menjadi rantai tunggal.

                2.  Ligasi  penempelan fragmen-fragmen DNA pada urutan yang diinginkan.
                3.  Transfeksi (Transfection)  pemasukan DNA yang baru dibentuk ke dalam sel.

                4.  Seleksi  pemilihan sel-sel yang sukses menerima DNA baru

                b.  Cell cloning
                1.  Kloning organisme uniselular

                   Mengkloning suatu sel berarti menghasilkan satu populasi sel dari sel tunggal. Proses ini
               sangat  mudah  dilakukan  pada  organisme  uniseluler  seperti  bakteri  dan  ragi  yang  hanya

               memerlukan proses inokulasi pada medium yang tepat. Akan tetapi, hal ini akan menjadi suatu

               pekerjaan  yang  menantang  bila  proses  kloning  sel  tersebut  dilakukan  pada  organisme
               multiselular karena tidak terdapat medium khusus untuk menumbuhkan sel-sel ini.




               17 | P a g e
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32