Page 19 - E-MODUL IPAS LUCYA TRISEPTIAWATI
P. 19

3. Bandung lautan api (M. Toha, A.H Nasution, Suryadi Suryadama)



           Bandung Lautan Api


                 Pasukan  Inggris  tiba  di  Bandung  sambil

           membawa  serta  NICA  (organisasi  semi  militer


           Belanda).                       Akibatnya,                         pertempuran                            tak


           terhindarkan.  Beberapa  kali  TKR  (Tentara

           Keamanan  Rakyat)  dan  rakyat  melancarkan


           serangan                      ke             markas                    Sekutu.                   Sekutu

           menyampaikan ultimatum kepada Gubernur Jawa


           Barat  agar  Kota  Bandung  dikosongkan  dari

           penduduk dan tentaranya.



                 Ultimatum  Sekutu  tersebut  mendorong  TRI  (Tentara  Republik  Indonesia)

           melakukan  operasi  "bumi  hangus".  Peristiwa  ini  kemudian  lebih  dikenal  dengan


           perisitiwa Bandung Lautan Api karena pada 23 Maret 1946 para pejuang Indonesia


           membumi hanguskan Bandung bagian selatan untuk mencegah tentara Sekutu dan

           NICA menggunakan semua fasilitas sebagai markas mereka.


             Salah  satu  tokoh  yang  memimpin  pasukan  Indonesia  pada  pertempuran  ini  yaitu

           Mohamad Toha.







          4. Medan Area ( AchmadThahir)



           Pertempuran Medan Area




                                                                                                   Pertempuran  Medan  Area  terjadi  di  Medan,


                                                                                           Sumatera  Utara.  Penyebabnya  adalah  Sekutu

                                                                                           dan Belanda ingin mengambil alih kekuasaan di


                                                                                           Kota  Medan.  Penduduk  pun  tidak  terima  dan

                                                                                           melakukan perlawanan. Untuk menghadang dan


                                                                                           membatasi                       gerak              para              pemuda,                   Sekutu

                                                                                           memasang  papan  yang  bertuliskan  Fixed


                                                                                           Boundaries  Medan  Area  (batas  resmi  wilayah

                                                                                           medan) di berbagai pinggiran Kota Medan.


                                                                                                 Salah  satu  tokoh  yang  memipin  pasukan


                                                                                           Indoneisa  dalam  pertempuran  ini  yaitu


                                                                                           Achmad Tahir





























                                                                                                   15
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24