Page 30 - PJBL Rahma Aulia
P. 30
proses transfer data yang terjadi bisa lebih jauh lebih cepat. Serat optic cenderung stabil dalam
penggunaannya dan jarang sekali mengalami gangguan, sebab tidak membawa arus Listrik
serta tak dipengaruhi oleh elektromagnetik.
A. Struktur Fiber Optik
Sebelum kita mempelajari lebih lanjut bagaimanaya cara kerjannya, mari kita mengetauhi
strukturnya terlebih dahulu supaya lebih mudah memahaminya. Berikut struktur fiber optik dari
dalam ke luar serta mungsinya masing - masing.
Gambar 2. 6 Kabel Fiber Optik
• Core (Inti)
Core Fiber Optik adalah bagian terdalam dari kabel fiber optic, yang dilindungi oleh
Cladding dan Coating. Core Fiber Optik adalah tempat di mana cahaya berpropagasi dan
mengalami pantulan. Bagian core (inti) pada serat optik terbuat dari kaca dan plastik halus
dengan diameter yang tebalnya sangat kecil, yakni 2-50 mikrometer. Pada kabel single-mode,
inti memiliki diameter yang sanagt kecil, sementara pada kabel multi-mode, inti memiliki
diameter yang lebih besar Indeks. Indeks Bias Inti (Core) >Indeks Bias Mantel (Cladding)
hal ini berfungsi untuk memastikan bahwa cahaya yang melalui inti akan terus dipantulkan
sehingga akan terhindar dari kemungkinan kehilangan sinyal data saat dalam perjalanan
pengiriman informasi.
• Cladding (Mantel)
Cladding merupakan bagian yang menyelubungi lapisan inti (core) pada serat optik,
ukurannya
5-250 mikrometer. Cladding terbuat dari bahan silikon, sehingga memiliki indeks bias
berbeda
agar cahaya dapat dipantulkan kembali sekaligus membuat cahaya tetap berada dalam serat
optik. Fungsi cladding tidak hanya sebagai lapisan pelindung inti serat optik saja, tetapi juga
untuk melindungi gelombang cahaya. Itulah mengapa, adanya cladding membantu supaya
cahaya dapat tembus kembali ke inti.
• Buffer/Coating (Pelindung)
Lapisan setelah cladding adalah coating atau buffering, terbuat dari bahan plastik dengan
sifat elastis yang gunanya untuk melindungi serat optik dari segala gangguan fisik. Contoh
22

