Page 36 - E-BOOK INOVASI TEKNOLOGI BERBASIS PJBL
P. 36
BIOTEKNOLOGI PERTANIAN
Bioteknologi pertanian menyediakan solusi
untuk para petani hari ini dan hari selanjutnya
dalam bentuk tanaman yang lebih ramah
lingkungan, menolak penyakit dan hama serangga,
dan mengurangi biaya produksi petani (Thieman &
Palladino, 2013).
Bioteknologi pertanian merupakan salah
satu cabang dari pengembangan bioteknologi Gambar 8. Bioteknologi pertanian
digunakan untuk meningkatkan gizi,
dengan menerapkan ilmu dan teknologi pertanian mempertinggi keamanan dan
secara efektif dan bijak yang diarahkan untuk kualitas pangan.
(Sumber: Crawford, 2018).
pemenuhan kebutuhan manusia akan pangan,
menyediakan sarana untuk mengembangkan hasil panen yang lebih tinggi melalui program
pemuliaan tanaman tradisional karena gen untuk karakteristik yang diinginkan dapat disisipkan
langsung ke tanaman tanpa harus melalui beberapa generasi untuk menetapkan sifat (Crawford,
2018).
Tujuan utama dikembangkan bioteknologi dalam bidang pertanian yaitu untuk
meningkatkan hasil pertanian, ketahanan tanaman, dan perbaikan tanaman. Pemanfaatan
jamur, bakteri maupun mikroba lainnya, secara khusus digunakan dalam pengembangan
tanaman toleran stress, resistensi terhadap hama dan penyakit, pengembangan biopestisida,
biofertilizer, biofortifikasi melalui rekayasa genetika.
Bioteknologi bidang pertanian
Sumber:
https://youtu.be/5aKfR_2Z4t4?si=aYwAvIvSIhQralFL
22