Page 30 - Buku Pedoman Teknis Fotografi
P. 30
4) Filter yang mempunyai dampak khusus untuk pemotretan hitam putih
maupun berwarna
Dalam pemotretan sering terjadi adanya dampak khusus berupa bayangan
yang akan mengurangi kualitas gambar. Untuk menetralisir hat tersebut
diperlukan filter yang dapat mengurangi dampak bayangan tersebut (lihat
tabel 4).
5) Filter untuk mendapatkan efek khusus dalam pemotretan dengan film hitam
putih maupun berwarna.
Pada umumnya filter efek khusus ini menonjolkan aspek seni sesuai dengan
selera pemotret, karena itu tidak semua filter efek khusus digunakan untuk
pemotretan dokumentatif (/ihat tabel 5).
6) Filter untuk membalik cahaya (conversion) dari day light ke cahaya tungsten
atau sebaliknya
Filter konversi digunakan untuk film berwarna pada saat jenis film tidak
sesuai dengan sumber cahaya. Misal: pada penerangan tungsten, film day
light memberi warna kekuning-kuningan. Untuk menghasilkan warna
normal, digunakan filter biru 80A yang dapat menetralisir warna kekuning-
kuningan. Sebaliknya pada siang hari (cerah/day light), film tungsten
memberi warna kebiru-biruan dan untuk menetralisir digunakan filter kuning
85B.
Lampu tungsten adalah lampu yang memiliki derajat warna di bawah
3200 °K, sedangkan lampu foto memiliki derajat warna di atas 3200 °K.
Contoh: untuk mendapatkan hasil normal, dalam memotret objek
menggunakan jenis film tungsten 85B dalam cuaca cerah harus ditambah 2/3
stop, artinya apabila hasil pengukuran cahaya menunjukkan f/8 harus diubah
menjadi f/11 (lihat tabel 6).
e. Pelindung cahaya (lens hood)
Ditempatkan pada bagian muka lensa terbuat dari logam atau karet. Pelindung
cahaya dari logam bentuknya tetap dan tidak
dapat dilipat, sedangkan yang terbuat dari
karet umumnya lemas dan dapat dilipat
apabila tidak dipergunakan. Kegunaan alat
ini adalah untuk menahan cahaya yang
datang dari samping lensa. Tanpa alat ini
foto yang dihasilkan dapat menampilkan
bercak atau bayang-bayang keputihan
Gb. 15: Pelindung cahaya sebagai akibat dari peneterasi cahaya yang
18