Page 69 - b. ind kelas 3 revisi 2.1 for e-book
P. 69
“Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam
kerugian” (Al-‘Ashr: 2)
11. Huruf Kapital
Bacalah teks berikut ini dengan saksama!
Al-Haytham, Bapak Optik Modern
Sumber gambar: freepic.com
Tahukah kalian bahwa ada seorang ilmuwan muslim yang telah memberikan ilham
kepada ilmuwan-ilmuwan barat seperti Bacon dan Keppler dalam menciptakan lensa
pembesar dalam mikroskop dan teleskop? Ia adalah al-Haytham.
Al Haytham bernama lengkap Abu Ali al-Hasan bin al-Haytham. Ia dilahirkan di kota
Basra, Irak, pada tahun 965. Al-Haytham disebut sebagai ahli fisika muslim terbesar dan
menjadi salah satu ilmuwan optik terbaik sepanjang masa.
Sejak muda al-Haytham menunjukkan kesalehan dan selalu bertanya-tanya tentang
segala sesuatu di sekelilingnya. Betapa luasnya ilmu pengetahuan yang dapat digali dari
semua ini. Sungguh mengagumkan, terlebih Sang Penciptnya, demikian al-Haytham berkata
kepada dirinya sendiri. Oleh karena itu, dengan penuh ketundukkan kepada Allah subhanahu
wa ta’ala, al-Haytham dengan semangat mempelajari berbagai bidang pengetahuan yang
sekiranya bermanfaat bagi umat manusia.
Berkat kecerdasannya, al-Haytham cemerlang di berbagai bidang keilmuwan seperti
matematika, astronomi, filsafat, dan fisika. Sebagai ilmuwan, al-Haytham tidak lupa mencatat
dengan rapi semua pemikiran dan analisis yang dihasilkannya dalam bentuk tulisan. Sebelum
tahun 1207, ia telah menulis sekitar 70 judul dalam berbagai bidang.
Buku karya al-Haytham yang menjadi salah satu karya penting dalam sejarah ilmu
pengetahuan yaitu Kitab al-Manazir (Buku Optik). Buku itu menjelaskan secara luas tentang
sifat-sifat cahaya dan cara kerja mata manusia. Al-Haytham merupakan orang pertama yang
mengemukakan bahwa cahaya bergerak lurus dan menyimpulkan tentang fungsi bagian mata.
Buku itu banyak dijadikan rujukan oleh ilmuwan Eropa, misalnya Roger Bacon (1214-1292),
setelah diterjemahkan ke bahasa latin di abad kedua belas. Al-Haytham wafat di Kairo pada
tahun 1039 di usia 74 tahun.
(Sumber: 23 Ilmuwan Besar Islam, Nita Candra, Penerbit Tiga Ananda)
68

