Page 45 - E-MODUL ASAM BASA SENYAWA ORGANIK_ANDRA MEISANTRY ASSARI_F1062181002_PENDIDIKAN KIMIA
P. 45

Tabel 3. Kebasaan Beberapa Amina yang sering Dijumpai, dinyatakan sebagai pKa dari ion amoniumnya

                                                                    Rumus
                        Nama                  Amina                 Ion amonium            pKa        ion
                                                                                           amonium

                                                                         +
                        Amonia                NH3                   NH4                         9,30
                        Metilamina            CH3NH2                CH3NH3  +                  10,64
                        Dimetilamina          (CH3)2NH              (CH3)2NH2  +               10,71
                        Trimetilamina         (CH3)3N               (CH3)3NH  +                 9,77
                        Etilamina             CH3CH2NH2             CH3CH2NH3   +              10,67

                        Propilamina           CH3CH2CH2NH2          CH3CH2CH2NH3    +          10,58
                        Anilina               C6H5NH2               C6H5NH3  +                  4,62
                        N─metilanilina        C6H5NHCH3             C6H5NH2 (CH3)               4,85
                                                                             +
                        N,N─dimetilanilina  C6H5N(CH3)2             C6H5NH (CH3)2               5,04
                                                                            +
                        p─kloroanilina        p-ClC6H4NH2           p-ClC6H4NH3  +              3,98

                              Sifat-sifat  struktural  yang  mempengaruhi  kuat  asam  relatif  dari  asam
                      karboksilat  dan  fenol,  juga  mempengaruhi  kuat  basa  relatif  dari  amina  sebagai
                      berikut.

                   a.  Jika  amina  bebas  terstabilkan  relatif  terhadap  kationnya,  maka  amina  itu
                      merupakan basa yang lebih lemah.

                   b.  Jika  kation  itu  terstabilkan  relatif  terhadap  amina  bebasnya,  maka  amina  itu
                      merupakan basa yang lebih kuat.

                              Gugus  alkil  lebih  bersifat  mendonorkan  elektron  dibandingkan  dengan
                      hidrogen. Efek dari mendonorkan elektron ini dapat menstabilkan ion ammonium
                      (muatan positif), relatif terhadap amina bebas (pers Hal 353). Jadi gugus alkil

                      dapat  menurunkan  keasaman  ion  ammonium,  atau  menaikkan  kebasaan  amina.
                      Secara umum, gugus pendonor elektron dapat meningkatkan kebasaan amina, dan
                      gugus penarik elektron dapat menurunkan kebasaannya. Oleh karena itu, kuat basa
                      bertambah dalam deret NH3, CH3NH2 dan (CH3)2NH.


                                   NH 3          CH 3NH 2          CH 3NHCH 3
                                                  bertambahnya kebasaan



                      Gambar  27. Peningkatan Kuat Basa dari Kiri ke Kanan  Berdasarkan Gugus Pelepas  Elektron pada
                                  Amina.

                      Sumber: Buku Kimia Organik Jilid 2 (Fessenden&Fessenden, 1986).

                       Kation  juga  terstabilkan  oleh  bertambahnya  solvasi.  Dalam  hal  ini,  pelarut
                      membantu menyebarkan  muatan  positif.  Dimetilamina  (pKb =  3,27) sedikit  lebih


                                                                                                       36
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50