Page 39 - 11__Kepemimpinan_Perubahan
P. 39

Ada banyak rumusan tentang arti kepemimpinan pembelajaran,
                   tetapi fokus dan ketajamannya masih berbeda-beda. Menurut
                   Eggen & Kauchak (2004), kepemimpinan pembelajaran adalah
                   tindakan  yang  dilakukan  kepala  sekolah  dengan  maksud
                   mengembangkan  lingkungan  kerja  yang  produktif  dan
                   memuaskan bagi guru, serta pada akhirya mampu menciptakan
                   kondisi  belajar  siswa  meningkat.  Secara  implisit  definisi  ini
                   mengandung  maksud  bahwa  kepemimpinan  pembelajaran
                   merupakan  tindakan  yang  mengarah  pada  terciptanya  iklim
                   sekolah    yang    mampu     mendorong     terjadiya   proses
                   pembelajaran yang optimal.
                   Daresh  dan  Playco  (1995)  mendefinisikan  kepemimpinan
                   pembelajaran  sebagai  upaya  memimpin  para  guru  agar
                   mengajar lebih baik, yang pada gilirannya dapat memperbaiki
                   prestasi  belajar  siswanya.  Definisi  ini  belum  menyeluruh,
                   karena hanya memfokuskan pada guru.
                   Ahli  lain,  Petterson  (1993),  mendefinisikan  kepemimpinan
                   pembelajaran yang efektif adalah sebagai berikut:
                   a)  Makna  visi  sekolah  ditentukan  melalui  berbagi  pendapat
                       atau  urun  rembug  dengan  warga  sekolah  serta
                       mengupayakan  agar  visi  dan  misi  sekolah  tersebut  hidup
                       subur dalam implementasinya.
                   b)  Kepala  sekolah  melibatkan  para  pemangku  kepentingan
                       dalam pengelolaan sekolah (manajemen partisipatif).
                   c)  Kepala    sekolah   memberikan      dukungan     terhadap
                       pembelajaran.
                   d)  Kepala  sekolah  melakukan  pemantauan  terhadap  proses
                       belajar  mengajar  untuk  memahami  lebih  mendalam  dan
                       menyadari apa yang sedang berlangsung di dalam sekolah.
                   e)  Kepala  sekolah  berperan  sebagai  fasilitator  sehingga
                       dengan  berbagai  cara  dapat  mengetahui  kesulitan
                       pembelajaran dan dapat membantu guru dalam mengatasi
                       kesulitan belajar tersebut.








            28   |   MODUL PENGUATAN KEPALA SEKOLAH
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44