Page 37 - E-Modul Keanekaragaman Hayati__Kelas X SMA_FIXt
P. 37

keanekaragaman genetik yang merupakan sumber plasma nutfah  (Sumber:  Irnaningtyas.  (2013).

               Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama).








                                                     Upaya Pelestarian



                                               Keanekaragaman Hayati



                     Keanekaragaman  hayati  memiliki  manfaat  yang  sangat  besar  bagi  manusia.  Jika

               keanekaragaman  hayati  terus  terancam  maka  akan  semakin  sedikit  manfaat  yang  dapat
               diperoleh  manusia,  dimana  penurunan  jasa  lingkungan  dan  keanekaragaman  hayati  secara

               bertahap  akan  semakin  berkurang  bahkan  mengalami  kepunahan.  Hal  ini  dapat  dicegah
               dengan  melestarikan  keanekaragaman  hayati.  Perlindungan  keanekaragaman  hayati  di

               Indonesia diatur dalam UU No.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya dan UU No.23

               tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup, dengan tiga azas, yaitu tanggung jawab,
               berkelanjutan, dan bermanfaat (Sumber: 1) Katili, A. S. (2018). Konservasi Ekosistem dan Biodiversitas

               dalam  Pendidikan  Sains  untuk  Meningkatkan  Literasi  Biodiversitas.  Prosiding Konferensi  Tahunan  Keadilan
               Sosial. Hal: 1-6. 2) Irnaningtyas. (2013). Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama)

                     Adapun  video  penjelasan  mengenai  upaya  pelestarian  keanekaragaman  hayati  di
               Indonesia sebagai berikut.

















                                           Video 5. Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati
                                                      Sumber:Dokumen Pribadi

                                                                                                       30
                 E-Modul Keanekaragaman Hayati / Kelas X SMA/MA
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42