Page 40 - Aku dan Ana
P. 40
aku membacanya, tubuhku terasa geli dan
spontan tertawa. Aku tak habis pikir bahwa si
Saka akan mengatakan hal itu kepada Ana.
"Nah kan, muak aku sama dia tuh."
"Aku dah tau pun," ucapku menatap Ana
sambil berusaha menahan tawa.
"Hah? Kamu tau dari mana?"
"Ya tau dari kamu."
"Lah, kan aku baru kasih lihat suratnya ke
kamu," ucap Ana terlihat tak percaya dengan
omonganku.
"Iya, aku dah tau, tau dari kamu. Kan aku
baca suratnya, hehehe."
Mendengar ucapanku, Ana pun diam dan
menatapku sinis, satu menit, dua menit, Ana
terus menatapku dengan tajam.
"Ana? Hei, jangan liatin aku gitu lah,"
ucapku salah tingkah.
35
Aku dan Ana | Nur Wahid