Page 50 - Aku dan Ana
P. 50
duduk di rerumputan yang tumbuh di bawah
pohon.
"Hari ini, kamu terlihat cantik."
Mendengar ucapanku, Ana menoleh. Melihat
wajahnya akupun tersenyum. Lalu, tiba-tiba ia
melontarkan satu pertanyaan layaknya seorang
wanita.
"Hari ini? Berarti kemarin aku nggak cantik
dong?" tanya Ana dengan wajah emosi tapi
malah tambah manis.
"Hmm, kayaknya sih baru hari ini, hahaha."
Melihatku tertawa, Ana pun beranjak dari
tempatnya. Ia berjalan menjauh dari pohon.
"Hei, balik sini! Ya elah, malah pergi. Hei!
Nanti aku traktir es krim deh!" ucapku
berteriak memanggil Ana yang terus saja
berjalan menjauh dari pohon.
45
Aku dan Ana | Nur Wahid