Page 74 - E-Book seni budaya kelas 12
P. 74

Ungkapan senada dikemukakan The Lian Gie (1983) bahwa hubungan
                 antara  karya  seni  dengan  keindahan  bukanlah  suatu kemestian. Pandangan
                 terakhir dapat dibuktikan, misalnya di zaman dahulu karya seni sebagai wujud
                 kreativitas tidak selalu bertumpu pada unsur keindahannya belaka, tetapi lebih
                 menitikberatkan  pada hal-hal kepentingan  manusia dalam  bentuk kegiatan
                 upacara-upacara tertentu. Hal ini dapat dilihat dalam upacara adat. Upacara
                 adat merupakan wujud kreativitas dari musik fungsional.
                     English  (1958)  dalam  Suriasumantri  (1984)  mendefinisikan  bahwa
                 kreativitas  dapat diartikan sebagai kemampuan  untuk mencari  pemecahan
                 baru terhadap suatu masalah. Kegiatan kreatif  berarti melakukan sesuatu yang
                 lain, suatu pola yang bersifat alternatif, bagi kelaziman yang bersifat baku.
                 Kreativitas sering dihubungkan dengan kreasi seni, yakni sebagai kemampuan
                 untuk menciptakan modus baru dalam ekspresi artistik. Kreativitas seni muncul
                 karena manusia telah menggunakan simbol-simbol dalam penghidupannya,
                 dan kreativitas pun dimiliki oleh semua orang, dengan kadar masing-masing
                 berbeda.

                     Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa manusia di dalam kehidupannya selalu
                 mendambakan akan kesempurnaan. Kesempurnaan itu dicari manusia sesuai
                 dengan tingkat kebudayaan yang dicapainya.  Menurut pendapat para ahli
                 filsafat terdapat tiga kesempurnaan yang ada dimuka bumi ini, yaitu sebagai
                 berikut.
                 •  Kebenaran
                    yang merupakan kesempurnaan yang dapat kita tangkap dengan rasio;
                 •  Kebaikan
                    yang merupakan kesempurnaan yang dapat kita tangkap dengan moral;
                 •  Keindahan
                    yang merupakan kesempurnaan yang dapat kita tangkap dengan indera.


                     Oleh karena itu, semenjak dahulu manusia dalam memenuhi kesenangan
                 hidupnya selalu mencari keindahan. Namun kita tak dapat menangkalnya bahwa
                 orang dalam menafsirkan makna keindahan dapat bermacam-macam. Setiap
                 saat dan setiap zaman dapat membawa penafsiran keindahan yang berbeda,
                 bahkan kadang kala penafsiran itu tampaknya  dapat saling bertentangan.
                     Disadari atau pun tidak, pada setiap benda alam yang tercipta, disentuh
                 dan  dimodifikasi  oleh  manusia  untuk  diberinya  bentuk  baru,  maka  akan
                 mengandung makna yang bernilai. Oleh sebab itu, setiap karya seni budaya
                 akan memiliki nilai  estetik  dan fungsi tertentu  sesuai dengan tujuannya,






                 60   Kelas XII SMA/ MA/ SMK/ MAK
   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79