Page 31 - E-Modul FIXX
P. 31

Environment


             Polivinil  klorida  (PVC)  adalah  salah  satu  contoh  penggunaan
             senyawa alkena dalam produksi plastik. Plastik jenis sangat sulit

             untuk terurai di alam, menyebabkan akumulasi sampah plastik
             yang  bertahan  selama  ratusan  tahun.  Salah  satu  metode  yang

             sering  digunakan  untuk  mengelola  sampah  PVC  adalah
             pembakaran.                                                      Gambar 2. Pembakaran sampah plastik
             Namun, pembakaran PVC memiliki dampak lingkungan yang signifikan karena dapat melepaskan bahan

             kimia beracun seperti dioksin dan furan ke atmosfer. Dioksin adalah senyawa kimia berbahaya yang
             dapat mencemari udara,

             Pembakaran PVC juga dapat berdampak pada kesehatan manusia. Dampak dari paparan dioksin

             dapat menyebabkan cedera pada kulit, seperti menyebabkan chlorance hingga penggelapan kulit       Society
             tidak merata. Selain itu, dioksin dapat menyebabkan kanker jika seseorang terpapar dalam jumlah

             tinggi.



                 Technology














                                                Gambar 3. Rangkaian alat pirolisis

                             Seiring  dengan  perkembangan  teknologi,  penanganan  limbah  plastik  telah  mengalami

               kemajuan  yang  signifikan.Teknologi  terbaru  dalam  pengelolaan  limbah  plastik  menekankan
               pendekatan inovatif melalui proses daur ulang yang mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar,

               khususnya melalui metode pirolisis, sebuah teknologi canggih yang melibatkan dekomposisi termal
               limbah plastik pada suhu tinggi tanpa adanya oksigen.
                     Proses  pirolisis  melibatkan  pemanasan  limbah  plastik  pada  suhu  tinggi,  menghasilkan

               pemecahan molekuler dan pembentukan gas. Gas ini kemudian dapat dikondensasi menjadi cairan
               yang  dapat  digunakan  sebagai  bahan  bakar  alternatif.  Pendekatan  inovatif  ini  tidak  hanya

               mengurangi  jumlah  limbah  plastik  yang  berakhir  di  tempat  pembuangan  akhir,  tetapi  juga
               memberikan  solusi  berkelanjutan  dengan  menghasilkan  energi  dari  limbah  yang  sebelumnya

               dianggap tidak bernilai.




                                                                                                              24
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36