Page 36 - E-Modul FIXX
P. 36
c. Wujud senyawa Alkana
Karena semakin bertambahnya kerapatan alkana seiring dengan pertambahan jumlah atom C,
maka pada suhu kamar alkana rendah (C – C ) berwujud gas, yang sedang (C – C ) berwujud
1 4 5 17
cair dan yang tinggi (>C ) berupa padat.
17
d. Titik Didih Senyawa Alkana
Alkana bersifat non polar sehingga sukar larut dalam pelarut polar seperti air, tetapi mudah larut
dalam pelarut organik non polar seperti dietil eter dan benzena. Alkana yang memiliki rantai
bercabang memiliki titik leleh dan titik didih lebih rendah dibandingkan senyawa alkana rantai
lurus.
Tabel 2. Titik didih dan titik leleh senyawa alkana
2. Sifat Fisik Senyawa Alkena
1. Titik leleh dan titik didih alkena cenderung mengalami kenaikan dengan bertambahnya nilai
MrKerapatan alkena naik dengan pertambahan nilai Mr. Nilai kerapatan senyawa alkena lebih
kecil dari air.
2. Pada suhu kamar, senyawa alkena C - C berwujud gas, alkena C - C berwujud cair dan
2 4 5 17
alkena dengan jumlah atom C lebih tinggi (> C ) berwujud padat
17
3. Sifat Fisik Senyawa Alkuna
1. Titik leleh dan titik didih senyawa alkuna cenderung mengalami kenaikan seiring bertambahnya
nilai Mr.
2. Kerapatan alkuna mengalami kenaikan dengan bertambahnya nilai Mr. Nilai kerapatan alkuna lebih
kecil air.
3. Alkuna C -C berupa gas yang tak berwarna dan tak berbau, alkuna C -C berwujud cair dan
2 4 5 12
alkuna dengan jumlah atom C tinggi (> C ) berwujud padat.
12
29