Page 35 - E-Modul FIXX
P. 35
Uraian Materi
Society
Gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) dan minyak tanah adalah dua sumber energi utama yang sering
digunakan oleh masyarakat sebagai bahan bakar. Keduanya merupakan senyawa hidrokarbon yang
berasal dari fraksi minyak bumi.
Gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) adalah campuran
dari beberapa jenis senyawa hidrokarbon, terutama
propana (C H ) dan butana (C H ), dengan jumlah atom
4 10
3 8
karbon yang relatif rendah. Sementara itu, minyak tanah,
terdiri dari hidrokarbon yang memiliki jumlah atom
karbon lebih tinggi daripada LPG, seperti heksana (C H ) Gambar 1. Minyak tanah dan Gas LPG
6 14
hingga dekana (C H ).
10 22
Perbedaan jumlah atom karbon dalam senyawa hidrokarbon ini memengaruhi sifat fisiknya. Gas LPG,
dengan jumlah atom karbon yang lebih rendah, memiliki titik didih yang lebih rendah dari pada
senyawa hidrokarbon dengan jumlah atom karbon yang lebih tinggi, seperti minyak tanah. Oleh karena
itu, gas LPG biasanya berwujud gas pada suhu dan tekanan ruang, sementara minyak tanah cenderung
berwujud cair pada kondisi yang sama. Oleh karena itu, dalam pertemuan kali ini, kita akan mengulas
lebih lanjut mengenai sifat fisik dari senyawa hidrokarbon, seperti titik didih dan wujudnya.
SCIENCE
1. Sifat Fisik Alkana
Titik leleh adalah suhu pada saat zat padat berubah wujud menjadi zat cair pada tekanan satu atmosfer.
Titik didih adalah suhu (temperatur) ketika tekanan uap sebuah zat cair sama dengan tekanan eksternal
yang dialami oleh cairan.
Sifat fisik alkana seperti titik leleh, titik didih, kerapatan dan wujudnya
a. Titik leleh dan titik didih alkana
Dari metana sampai ikosana mengalami kenaikan titik leleh dan titik didih dikarenakan
bertambahnya nilai Mr sehingga gaya antar molekul semakin kuat.
b. Kerapatan Alkana
Bertambahnya jumlah atom C, alkana mengalami kenaikan kerapatan karena bertambahnya nilai Mr
Nilai kerapatan alkana lebih kecil dari air, sehingga bila dicampur dengan air akan membentuk
lapisan yang saling tidak bercampur dimana alkana berada di atas lapisan air.
28