Page 292 - Uji Klinik Fase III Vaksin COVID-19 di Indonesia
P. 292
Judul : Jokowi Sebut, Bioframa Siap Produksi 250 Juta Vaksin Merah
Putih Covid-19 Sampai Akhir Tahun ini
Nama Media : jabarekspres.com
Tanggal : 12 Agustus 2020
Halaman/URL : https://jabarekspres.com/2020/jokowi-sebut-bioframa-siap-
produksi-250-juta-vaksin-merah-putih-covid-19-sampai-akhir-
tahun-ini/
Tipe Media : Online
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi)
mengatakan sebanyak 1.620 relawan hari ini
dilakukan penyuntikan vaksin merah putih
Covid-19 perdana di Universitas Padjadjaran
(Unpad).
Jokowi mengaku, ikut hadir di Fakultas
Kedokteran di Unpad dalam rangka melihat
pelaksanaan penyuntikan yang perdana
untuk imunisasi 1.620 relawan yang akan
diuji cobakan.
’’Kita berharap uji klinis yang ke 3 ini akan
diselesaikan dalam 6 bulan,” kata Jokowi
usai meninjau vaksinasi di Unpad, Kota Bandung, Selasa (11/8).
Menurutnya, Januari 2021 nanti, pemerintah lewat Biofarma sudah bisa memproduksi dan
langsung diberikan vaksinasinya kepada seluruh masyarakat di tanah air.
Jokowi menyebut, pada Agustus 2020 ini telah memproduksi sebanyak 100 juta vaksin. Dia
menargetkan di bulan Desember produksi vaksin akan meningkat menjadi 250 juta vaksin.
“Artinya vaksin ini yang akan digunakan untuk vaksinasi di tanah air. Kita dalam 3 bulan ini
mengembangkan vaksin ini dari isolate yang dikembangkan dari Covid yang beredar di
Indonesia,” ungkapnya.
“Kita berharap vaksin merah putih ini dapat diselesaikan dan dapat dikembangkan di tengah
tahun 2021 nanti,” tambahnya.
Tak hanya itu, Jokowi menyampaikan bahwa pemeritah melakukan kerjasama dengan
negara China, UAE, dan Korea Selatan untuk mengembangkan vaksin ini. Selain itu, di
tanah air sendiri vaksin ini dikembangkan oleh lembaga Hikmah, BPPT Lipi, BPOM dan
Dikti.
Senada dengan Presiden, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan kita semua yang hadir
bersyukur karena saat ini Indonesia memasuki tahapan penting dalam usaha untuk
mengatasi pandemi Covid-19.
“Kita bangga dengan kemampuan perusahaan BUMN, Bio Farma yang bekerjasama
dengan lembaga Sinovac asal China karena sudah memasuki uji klinis tahap ketiga. Tidak
banyak negara atau lembaga penelitian yang sudah mencapai uji klinis hingga tahap ini,”
katanya.

