Page 295 - Uji Klinik Fase III Vaksin COVID-19 di Indonesia
P. 295
Judul : Uji Klinis Fase 3 Vaksin Covid-19 Mulai Dicoba ke 20 Relawan,
Akhir Tahun Produksi 150 Juta Dosis
Nama Media : tribunnews.com
Tanggal : 12 Agustus 2020
Halaman/URL : https://wartakota.tribunnews.com/2020/08/11/uji-klinis-fase-3-
vaksin-covid-19-mulai-dicoba-ke-20-relawan-akhir-tahun-
produksi-150-juta-dosis
Tipe Media : Online
Sebanyak 20 relawan dilakukan uji klinis
fase 3 vaksin covid-19 yang dilaksanakan di
Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran
(Unpad) Bandung, Selasa (11/8/2020).
Di mana kegiatan tersebut sebagai tanda
resmi dimulainya uji klinis fase 3 vaksin
covid-19 tersebut.
Dimulainya uji klinis vaksin covid-19 tersebut juga disaksikan langsung oleh
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Jokowi juga melakukan peninjauan fasilitas dan kapasitas produksi vaksin Covid-
19 di Bio Farma.
Dalam rilis Bio Farma tersebut, kedatangan Joko Widodo ke Bandung dalam
kegiatan ini, turut didampingi jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.
Antara lain, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN sekaligus
sekaligus Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
(KCPEN), Erick Thohir, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Kepaka Badan
POM, Penny K Lukito, Kepala BNPB Doni Monardo, dan Gubernur Jawa Barat
Ridwan Kamil.
“Kita bangga dengan kemampuan perusahaan BUMN, Bio Farma yang bekerjasama
dengan lembaga Sinovac asal China karena sudah memasuki uji klinis tahap ketiga.
Tidak banyak negara atau lembaga penelitian yang sudah mencapai uji klinis hingga
tahap ini,” ujar Erick Thohir.
Erick Thohir melanjutkan, bawa dirinya mengucapkan terima kasih kepada para
relawan, tim laboratorium Bio Farma dan Sinovac, serta Fakultas Kedokteran
Universitas Padjadjaran yang bisa mewujudkan tahapan krusial ini.
“Kini kita tunggu enam bulan ke depan. Mohon dukungan dan doa atas vaksin yang
saya pastikan halal ini. Insya Allah, jika uji klinis fase 3 ini berjalan lancar, kamis
siapkan registrasi ke Badan POM untuk kemudian diproduksi massal dan bisa
digunakan mengatasi virus Covid-19 ini,” lanjutnya.

