Page 17 - MAPOM COMPRE VI NO_2 28 JAN_EMagz_Neat
P. 17
Petugas BBPOM di Jakarta menunjukkan hasil uji cepat (rapid test) sampel makanan kepada
anggota Pramuka yang hadir di One Satrio, Jakarta (4/7/2024).
mengedukasi masyarakat. Bukan hanya yang aktif dan sehat. Elektronik (SPBE) Kementerian
memilih makanan yang aman, tetapi juga Tak hanya dengan GAPMMI, Pendayagunaan Aparatur Negara
THRHUHU `HUN SLIPO ZLOH[ 3LIPO QH\O pada hari yang sama BPOM juga dan Reformasi Birokrasi Cahyono Tri
edukasi ini ke depannya diharapkan bersinergi dengan Badan Riset dan Birowo mendukung hal ini. Cahyono
mampu meningkatkan derajat Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Tri Birowo menyampaikan BPOM
kesehatan masyarakat. seminar dan konsultasi publik dengan berpeluang besar mengadopsi
Saat ini beban kesehatan tema “Pemanfaatan Kecerdasan kecerdasan buatan karena telah
masyarakat mengalami pergeseran. Buatan Dalam Pengawasan Pre- memiliki modal indeks SPBE 4,08
Jika sebelumnya penyakit menular lebih Market Pangan Olahan”. Saat ini dengan predikat “Sangat Baik”.
banyak terjadi, namun saat ini kasus kecerdasan buatan dimanfaatkan Adopsi kecerdasan buatan dapat
kesehatan masyarakat yang banyak untuk mempermudah berbagai mengakselerasi transformasi digital
terjadi adalah penyakit tidak menular aktivitas atau tugas. BPOM sendiri BPOM dan semakin meningkatkan
(PTM), seperti kardiovaskuler (penyakit telah melakukan kajian mengenai kualitas pelayanan publik.
jantung) dan diabetes melitus. kesiapan pengembangan kecerdasan Beragam upaya, kolaborasi, dan
Salah satu penyebab meningkatnya buatan untuk pendaftaran pangan sinergi yang dilakukan BPOM akan
PTM adalah pangan yang tidak aman. olahan sejak 2023. berjalan optimal dengan dukungan
Sumbernya dari bahan tambahan Direktur Registrasi Pangan banyak pihak. Seperti semangat yang
pangan (BTP) yang tidak aman, bersifat Olahan BPOM Sintia Ramadhani digelorakan dalam setiap peringatan
karsinogenik, yang membahayakan dan menyebutkan proses registrasi Hari Keamanan Pangan Sedunia.
tidak sesuai ketentuan, sampai dengan pangan olahan memerlukan teknologi Keamanan pangan adalah tanggung
kandungan BTP yang tidak sehat, yang cepat, akurat, dan tepat. jawab bersama. Semua orang mulai
ZLWLY[P N\SH NHYHT KHU SLTHR ..3 Pemanfaatan teknologi ini diperlukan dari produsen hingga konsumen harus
dengan kadar yang tinggi. dalam screening untuk memudahkan memainkan peran. Ini adalah satu-satunya
Karena itu, BPOM dan GAPMMI penelusuran kembali jika ditemukan cara untuk memastikan makanan yang
berkolaborasi. Mengajak pemerintah, penyimpangan pada mutu dan akan dikonsumsi aman. Dengan adanya
dunia usaha, dan masyarakat berperan keamanan pangan. upaya bersama, kita dapat mewujudkan
aktif dalam penyediaan pangan yang Asisten Deputi Perumusan Indonesia yang bebas dari ancaman
aman, bergizi, dan terjangkau untuk Kebijakan dan Koordinasi Penerapan pangan tidak aman dan memiliki generasi
membantu mewujudkan masyarakat Sistem Pemerintahan Berbasis yang sehat dan produktif.
17
Vol.6/No.2/2024