Page 58 - 210819_Minyak Kelapa Sawit Aman
P. 58
Judul : Pelabelan Palm Oil Free Harus Melalui Proses di BPOM
Nama Media : mediaindonesia.com
Tanggal : 23 Agustus 2019
Halaman/URL : https://mediaindonesia.com/read/detail/254956-pelabelan-palm-oil-free-
harus-melalui-proses-di-bpom
Tipe Media : Online
DIREKTUR Pengawasan Barang
Beredar dan Jasa Kementerian
Perdagangan Ojak Simon Manurung
menegaskan produk bebas sawit atau
palm oil free harus berdasarkan proses
lebih lanjut oleh BPOM.
Hal itu diterangkannya saat melakukan
sidak ke beberapa pusat perbelajaan di
Jakarta, Kamis (22/8)
"Kalau terkait produk tersebut bebas
sawit atau sehat itu harus ada proses
lebih lanjut dan proses tersebut harus di
BPOM. Sementara produk tersebut
diproses PIRT (pangan industri rumah tangga) yang dikeluarkan dinas Kesehatan," jelas Ojak.
Berdasarkan laporan yang diterima Kemendag, ada produk UMKM mengklaim bahwa
produknya berlabel palm oil free. Dan dari konferensi pers yang dilakukan BPOM, Kemendag
dan Kemenperin serta asosiasi sawit, BPOM mengeluarkan imbauan pelarangan label palm
oil free.
"Kita menindaklanjuti preskon dari Badan POM yang di situ ada Kemendag, Kemenperin,
asosiasi sawit, dan ada dari perkebunan. Dari Badan POM mengeluarkan imbauan bahwa
penggunaan labeling palm oil free dalam kemasan produk tidak sesuai aturan", imbuhnya.
Produk dengan label palm oil free harus berdasarkan proses dan izin BPOM. Sementara
sejauh ini, UMKM sendiri hanya mendapat pengawasan dari Dinas Kesehatan dengan adanya
izin PIRT.
Ojak juga menegaskan hal tersebut memang telah melanggar regulasi yang ada. Akan tetapi
belum ada sanksi atas pelanggaran tersebut. Kemendag dan institusi terkait lainnya akan
memberi edukasi kepada pelaku UMKM.
Ke depannya, baik Kemendag dan BPOM akan menerapkan sanksi sesuai regulasi yang ada.
Kemendag akan terus mengawasi hal tersebut.
"Nah, makanya kemarin kita ada pengambilan sampel juga nanti kita coba untuk melakukan
uji. Jadi kalau dia memang tidak sesuai kenyataan juga dapat dikenakan sanksi. Dan kalau
terkait dengan label pangan Badan POM nanti yang akan memberi sanksi sesuai aturannya"
pungkasnya.
Dalam sidak tersebut Kemendag dan Aprindo masih menemukan adanya pelabelan palm oil
free pada produk UMKM. Kemendag pun langsùng meminta kepada pihak retail untuk tidak
memperdagangkan lagi produk tersebut. (OL-2)

