Page 259 - Keterangan Pers Kepala Badan POM dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta
P. 259

―Target  subyek  sebanyak  1.620.  Saat  ini  ada  1.800  sukarelawan  yang  sudah
               mendaftar sebagai subyek uji klinik. Hingga akhir Agustus 2020 ini terdapat kurang
               lebih 500 subyek yang telah direkrut dan telah mendapatkan tahapan penyuntikan,‖
               imbuhnya.

               Terpisah,  Peneliti  dari  Lembaga  Ilmu  Pengetahuan  Indonesia  (LIPI)  Anggia
               Prasetyoputri mengatakan belum ada bukti klinis terkait virus SARS-CoV-2 dengan
               mutasi D614G yang menyebabkan Covid-19 lebih efektif menular pada manusia.

               Sebuah  studi  menunjukkan,  virus  yang  membawa  mutasi  D614G  lebih  infeksius
               pada kultur sel di laboratorium. ―Masih perlu penelitian lebih lanjut. Apakah memang
               virus pembawa mutasi D614G menjadi lebih infeksius pada manusia dibanding virus
               yang tidak memiliki mutasi tersebut. Belum ada bukti yang jelas apakah gejala klinis
               pasien  yang  terinfeksi  virus  pembawa  mutasi  D614G  akan  berbeda
               dengan strain sebelumnya,‖ jelas Anggia di Jakarta, Selasa (1/9).

               Menurutnya, salah satu faktor yang menyebabkan virus bisa lebih infeksius adalah
               terjadinya  mutasi.  Sebab,  pada  dasarnya  virus  memang  mudah  bermutasi.  Ini
               karena proses replikasi materi genetik virus yang rentan mengalami kesalahan.
               ―Ada  potensi  atau  kemungkinan  terjadinya  mutasi  yang  bisa  menyebabkan  virus
               lebih infeksius. Namun tidak ada yang bisa memprediksi secara pasti kapan itu akan
               terjadi,‖ terangnya.

               Untuk saat ini, lanjut Anggia, lebih baik menjaga diri dengan melaksanakan protokol
               kesehatan  secara  disiplin.  Seperti  menjaga  jarak,  memakai  masker,  dan  selalu
               mencuci tangan dengan sabun.
   254   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264