Page 264 - Keterangan Pers Kepala Badan POM dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta
P. 264

Judul                 : RI Pertimbangkan Produksi Lokal Vaksin China-UEA

               Nama Media            : jurnas.com

               Tanggal               : 2 September 2020

               Halaman/URL          : http://www.jurnas.com/artikel/78230/RI-Pertimbangkan-
                                      Produksi-Lokal-Vaksin-China-UEA/

               Tipe Media            : Online



                                                           Pemerintah  Indonesia  masih  melanjutkan
                                                          perburuan     vaksin    virus   corona     baru
                                                          (COVID-19).      Negara      dengan      jumlah
                                                          populasi      267      juta     itu     sedang
                                                          mempertimbangkan  memproduksi  vaksin
                                                          secara  lokal  yang  sedang  menjalani  fase
                                                          ketiga uji klinis di Abu Dhabi.

                                                          Kepala     Badan     Pengawas      Obat     dan
                                                          Makanan                        (BPOM), Penny
               Lukito mengatakan, Indonesia dan UEA sudah berbicara kemungkinan pembuatan
               vaksin,  yang  sedang  dikembangkan   G42  Healthcare  yang  berbasis  di  Abu  Dhabi
               dan  produsen  vaksin China Sinopharm  CNBG  untuk  meningkatkan  produksi  dan
               pasokan obat.

               Pernyataan  ini  mengikuti  kunjungannya  ke  Abu  Dhabi  pada  24-26  Agustus  2020.
               Lukito  bertemu  asisten  wakil  menteri  kebijakan  kesehatan  dan  perizinan  di
               Kementerian Kesehatan UEA, penjabat wakil menteri Departemen Kesehatan Abu
               Dhabi, CEO G42 dan seorang Perwakilan Sinopharm.

               Pada  kesempatan  tersebut, Lukito  juga  mengunjungi  pusat  pengujian  vaksin  di
               Pusat Pameran Nasional Abu Dhabi.

               Ia  mengatakan  sudah berdiskusi  dengan  CEO  G42  tentang  kemungkinan  industri
               farmasi  Indonesia  menjadi  bagian  dari  rantai  produksi  komersial  vaksin  untuk
               digunakan di Indonesia dan luar negeri karena vaksin UEA masih dalam tahap awal.

               Produsen vaksin milik negara Indonesia, Bio Farma dalam persiapan memproduksi
               vaksin  seperti  yang  dikembangkan  perusahaan China Sinovac  meningkatkan
               kapasitasnya untuk memproduksi hingga 250 juta dosis tahun depan.

               Pembicaraan  mengenai  Indonesia  menjadi  bagian  dari  program  produksi  vaksin
               menyusul kesepakatan  penyediaan  10  juta dosis vaksin  yang  belum  diimpor akhir
               tahun ini.
               Kesepakatan  tersebut  ditandatangani  saat  kunjungan  Menteri  Luar  Negeri,  Retno
               Marsudi  dan  Menteri  Badan  Usaha  Milik  Negara  Erick  Thohir  ke  Abu  Dhabi  dua
               pekan lalu.
   259   260   261   262   263   264   265   266   267   268   269