Page 39 - (1) E-MODUL IKATAN KIMIA
P. 39

dengan keelektronegatifan paling rendah ditempatkan di posisi tengah (pusat). Sementara

                   itu, hidrogen dan fluorin biasanya ditempatlan di posisi ujung dalam struktur Lewis.
               2.  Hitung jumlah total elektron valensi dari semua atom yang terlibat.

                   •  Untuk  anion  poliatomik  (ion  bermuatan  negatif),  tambahkan  jumlah  muatan  negatif

                                                                                  2-
                      pada total  elektron valensi.  Sebagai  contoh,  untuk  ion  CO3 , tambahkan 2 elektron
                                       -
                      karena  muatan  2   menunjukkan  adanya  2  elektron  tambahan  dibandingkan  jumlah
                      normal atom-atom penyusunnya.

                   •  Untuk kation poliatomik (ion bermuatan positif), kurangi jumlah muatan positif pada
                                                                         ⁺
                      total elektron valensi. Sebagai contoh, untuk ion NH4 , kurangi 1 elektron karena muatan
                        +
                      1  menandakan hilangnya 1 elektron.
               3.  Gambarkan ikatan kovalen tunggal.

                   Hubungkan atom pusat dengan setiap atom di sekitarnya. Lengkapi oktet pada atom-atom
                   yang terikat ke atom pusat. Namun, ingat bahwa atom hidrogen hanya membutuhkan 2

                   elektron untuk stabil. Cantumkan elektron yang tidak terlibat dalam pembentukan ikatan

                   dari  atom  pusat  atau  atom-atom  di  sekitarnya  sebagai  pasangan  elektron  bebas  (PEB).
                   Pastikan  jumlah  total  elektron  yang  digunakan  sesuai  dengan  hasil  perhitungan  pada

                   langkah 2.
               4.  Tambahkan ikatan rangkap jika diperlukan.

                   Jika atom pusat masih memiliki kurang dari 8 elektron setelah langkah 1–3, buat ikatan
                   rangkap dua atau rangkap tiga dengan atom di sekitar atom pusat menggunakan pasangan

                   elektron bebas dari atom tersebut. Hal ini dilakukan untuk melengkapi oktet pada atom

                   pusat.

                                      PENGECUALIAN ATURAN OKTET


                   Terdapat beberapa pengecualian terhadap aturan oktet. Pengecualian ini dibagi menjadi
               tiga kategori, yaitu oktet yang tidak lengkap, molekul dengan jumlah elektron valensi ganjil,

               dan melampaui delapan elektron di sekitar atom pusat.
               1.  Oktet yang tidak lengkap

                   Pada beberapa senyawa, jumlah elekron di sekitar atom pusat dalam suatu molekul dapat
               stabil meskipun kurang dari delapan. Contohnya dapat ditemukan pada molekul dengan atom

               pusat berupa unsur berilium (Be), boron (B), atau aluminium (Al). Salah satu contohnya adalah

               berilium hidrida (BeH2), seperti yang ditunjukkan berikut ini.

                                                            atau

                                                 4e -

                                                                                         Ikatan Kimia | 37
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44