Page 40 - (1) E-MODUL IKATAN KIMIA
P. 40
Dapat dilihat bahwa di sekitar atom Be hanya terdapat empat elektron, sehingga tidak
memungkinkan untuk memenuhi aturan oktet pada atom Be dalam molekul ini.
2. Molekul dengan jumlah elektron valensi ganjil
Beberapa molekul memiliki jumlah elektron valensi yang ganjil, salah satu contohnya
adalah nitrogen dioksida (NO2), seperti yang ditunjukkan berikut ini.
atau
7e -
Aturan oktet tidak dapat dipenuhi oleh molekul dengan jumlah elektron valensi ganjil,
karena untuk memenuhi aturan oktet diperlukan pasangan elektron yang lengkap (delapan
elektron) yang merupakan bilangan genap.
3. Melampaui delapan elektron di sekitar atom pusat
Jumlah elektron valensi yang melebihi delapan di sekitar atom dapat ditemukan dalam
beberapa senyawa. Ini terjadi pada atom-atom dari unsur-unsur dalam periode ketiga atau lebih
tinggi, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3.4, unsur-unsur periode kedua, yang ditandai
dengan warna kuning, tidak dapat memiliki jumlah elektron valensi yang melebihi oktet.
Sebaliknya, unsur-unsur periode ketiga dan seterusnya, yang ditandai dengan warna biru, dapat
memiliki jumlah elektron valensi yang melampaui oktet. Dan gas mulia, yang ditandai dengan
warna hijau, umumnya dapat memiliki jumlah elektron valensi yang melampaui aturan oktet.
Gambar 3.4 Tabel periodik yang menyoroti oktet dilampaui
(Sumber: Chang & Overby, 2017)
Salah satu contoh senyawa yang memiliki lebih dari delapan elektron adalah sulfur
heksafluorida (SF6). Keenam elektron valensi dari S dalam molekul SF6 masing-masing
digunakan untuk membentuk satu ikatan kovalen dengan atom fluorin, sehingga terdapat dua
belas elektron di sekitar atom pusat S.
atau
-
12e
Ikatan Kimia | 38