Page 100 - 1. E-MODUL AHMAD SUBARI (20177016) 52_Neat
P. 100
EKOLOGI & PERUBAHAN LINGKUNGAN 06/24/2022
zona fotik pada zona ini
meluas ke kedalaman
yang lebih besar dari
pada di perairan laut
yang ada di pesisir
(Urry et al., 2021).
Bioma akuatik
pada zona ini mencakup
Gambar 44. Laut terbuka dekat Islandia (sumber: Urry et al.,
sekitar 70% 2021).
permukaan bumi dan memiliki kedalaman rata-rata hampir 4.000 m. Titik
terdalam pada zona ini yaitu lebih dari 10.000 m di bawah permukaan
(Urry et al., 2021).
Kadar oksigen pada zona pelagis laut pada umumnya tinggi. Selain
itu, konsentrasi nutrisi pada zona ini umumnya lebih rendah dari pada di
perairan pantai. Hal ini dikarenakan adanya stratifikasi secara termal
sepanjang tahun, beberapa daerah tropis di zona pelagis laut memiliki
konsentrasi nutrisi yang lebih rendah dari pada lautan beriklim sedang.
Pergantian antara musim gugur dan musim semi memperbaharui nutrisi
di zona fotik daerah laut yang beriklim sedang dan lintang tinggi (Urry
et al., 2021).
Organisme Fotosintetik pada zona ini yang dominan adalah
fitoplankton, termasuk bakteri fotosintetik yang hanyut mengikuti arus
laut. Pergantian musim semi dapat memperbarui nutrisi di daerah
beriklim sedang lautan, sehingga menghasilkan lonjakan pertumbuhan
pada fitoplankton. Ukuran bioma yang besar pada zona plagis laut ini
membuat organisme seperti plankton yang melakukan fotosintesis
menyumbang sekitar setengah dari aktivitas fotosintesis di Bumi. Selain
AHMAD SUBARI 90