Page 37 - RISALAH QUSYAIRIYAH
P. 37

1. UlasanSyaikhul  Islam AlQadhi Zakariabin Muhammad  Al-
              Anshari, meninggaltahun 976H./1,510  M., dalam judul lftka-
              mud-dilalah'alaTahirir  Nsalah. Penulisan ini terjadi pada tang-
              gal 14  |umadil  Ula 893 H./1487 M.
          2.' Ulasirn Asy-Syaikh Musthafa Al-'Arusi yang hasyiyah-nya
              (ulasarr  catatan pinggr) diberi  judul N ataijul Alkar AlQudsiyah
             fi  Bayani Ma'ani Syarhir  Risalah Al-Qusyairiyah.DR.  Abu Al-
              'Ala'Afifi mentomentari  hasyiyah ini,'ltihasyiyah  yang pan-
              jang dan nilainya tidak sebanding atau tidal proporsional  de-
              ngan naskah  aslinya, bahkan merupakan  bentuk ulasan  yang
              menyesatkan  pembaca  dengan mengait-ngaitkan  pada bebe-
              rapa pemikiran  Ibnu Arabi (paham wihdatul wujud - panteis-
              me). Beberapa istilah yang digunakan tidak tepat, baik karerra
              terlalu dekat atau terlalu jauh dengan maksud teks aslinya,
              Risdah  Qusyairiyahi'  Apa yang dipaparkan  oleh Musthafa
              Al-'Arusi merupakan hasil tarjamahan sebagian ulama sufi
              yang sebagian besar diambilnya  dari kitab Tlufuqat karya
              Abdurrauf Al-Munadi.   e
          3. Ad-Dilalah 'ALa Faumidir Risalah, ulasan Sadidduddin Abi
              Muhammad dan Abdul Mu'thi bin Matrmud  bin Abdil 'Ali
              Al-Lukhmi Al-Iskandari; tercatat di pustaka Murad Mala
              derrgan nomor 124'j. pada tahun ?43H./ 1242M. Dalam ulasan
              ini, tiupan sufistik tidak ada sebagaimana yang kita dapati di
              naskah aslinya, Risalah  Qusyairiyah.  Ulasan-ulasannya   iost-
              banyak didominasi paham-paham        fiqhiyah  yang gemar
              dengan  pembagian-pembagian,  penyusunan-penyustrnan,
              pendefinisian,  debat, adu algumen  baik dengan sandaran  akal
              maupun ayat, dan pemyataan-pernyataan  hukum. Tasawuf
              dalam hal ini seakan  tidak diizinkan  masuk dalam berbagai
              kesatuan  aspek keagamaan Islam, baik sebagai  dasar, para-
              digma maupun prinsip-prinsip teoritik. Tetapi sebaliknya,  ke-
              beradaannya.diharuskan tunduk  pada garis-garis  standar fi-
              kih Islam. Inilah perbedaarubesar  yang mendasar  antara
              tinjauanlqhiyah  dankeruhanian  sufistik  Imam AlQusyairi.lo

             eTuratsul  Inuniyah,b,alusan DR. AMul 'Alaa Afifi,  iuz  awal, halaman
          M9.
             tolbid,halaman  470.


                                                    ?uU  2t ?..qa      23
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42