Page 48 - 0 RKS DAN RKAS 2024 - Copy
P. 48

Kesimpulan   :   Berdasarkan  data  pencapaian  hasil  belajar  peserta  didik  dapat
                                      disimpulkan bahwa hasil pencapaiaan dalam standar proses telah
                                      mencapai target seperti yang ditetapkan sekolah dalam posisi amat
                                      baik 96,13%.

                  4)  Profil Pemenuhan Standar Penilaian
                         Standar  penilaian  pendidikan  adalah  kriteria  mengenai  lingkup,  tujuan,
                  manfaat,  prinsip,  mekanisme,  prosedur,  dan  instrumen  penilaian  hasil  belajar
                  peserta didik yang digunakan sebagai dasar dalam penilaian hasil belajar peserta
                  didik.  Penilaian  adalah  proses  pengumpulan  dan  pengolahan  informasi  untuk
                  mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik.
                         Penilaian/Asesmen  meliputi  asesmen  diagnostic,  asesmen  formatif,  dan
                  asesmen sumatif. Asesmen diagnostic untuk mengetahui profil murid (gaya belajar)
                  maupun  pengetahuan  awal  murid.  Asesmen  formatif  dilakukan  selama  proses
                  pembelajaran sebagai bahan refleksi dan perbaikan pembelajaran yang dilakukan
                  dengan  menggunakan  pendekatan  penilaian  otentik  (authentic  assesment)  yang
                  menilai kesiapan peserta didik, proses, dan hasil belajar secara utuh. Keterpaduan
                  penilaian ketiga komponen tersebut akan menggambarkan kapasitas, gaya, dan
                  perolehan belajar peserta didik yang mampu menghasilkan dampak instruksional
                  (instructional  effect)  pada  aspek  pengetahuan  dan  dampak  pengiring  (nurturant
                  effect)  pada  aspek  sikap.  Hasil  penilaian  otentik  digunakan  guru  untuk
                  merencanakan  program  perbaikan  (remedial)  pembelajaran,  pengayaan
                  (enrichment),  atau  pelayanan  konseling.  Asesmen  Sumatif  digunakan  sebagai
                  penilaian setiap akhir lingkup materi dan laporan hasil belajar.
                         Asesmen formatif dan sumatif dilakukan saat proses pembelajaran dan akhir
                  lingkup  materi  dengan  menggunakan  alat:  lembar  pengamatan,  angket  teman
                  sebaya, rekaman, catatan anekdot, dan refleksi.  Asesmen sumatif sebagai hasil
                  pembelajaran  dilakukan  saat  di  akhir  lingkup  materi  pelajaran  dengan
                  menggunakan metode dan alat: tes lisan/perbuatan, tes tulis, portfolio, atau proyek.
                  Hasil asesmen sumatif diperoleh dari hasil asesmen setiap lingkup materi. Jika hasil
                  asesmen  sumatif  setiap  lingkup  materi  peserta  didik  sudah  mencapai  kriteria
                  ketuntasan tujuan pembelajaran, maka asesmen sumatif akhir semester boleh tidak
                  dilakukan.
                         Program pemenuhan standar penilaian tingkat satuan pendidikan meliputi:
                  a.  Kajian komptensi utama yang menjadi target pencapaian yang harus guru nilai
                  b.  Pengembangan kisi-kisi dan teknik penilaian
                  c.  Pelaksanaan penilaian proses (asesmen formatif) dan asesmen sumatif
                  d.  Evluasi  dan  refleksi  kemajuan  belajar  berdasarkan  hasil  analisis  asesmen
                      formatif
                  e.  Perbaikan berkelanjutan

                         Program pemenuhan standar penilaian dapat dideskripsikan dalam berbagai
                  indikator pencapaian berikut:





                  RKS SMAN CMBBS                                39                    Edi Supriyanto, M.Pd.
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53