Page 281 - Modul IPS9 genap
P. 281

dan  hal  itu  bisa  mengganggu  stabilitas  di  kawasan  Asia  Tenggara.
                                   Keberatan  atas  pembentukan  Federasi  Malaysia  juga  muncul  dari
                                   Filipina  yang  mengklaim  daerah  Sabah  sebagai  wilayah  negaranya.
                                   Pada  tanggal  9  Juli  1963  Perdana  Menteri  Tengku  Abdul  Rahman
                                   menandatangani  dokumen  tentang  pembentukan  Federasi  Malaysia.
                                   Kemudian,  tanggal  16  September  1963  pemerintah  Malaya
                                   memproklamasikan  berdirinya  Federasi  Malaysia.  Menghadapi
                                   tindakan  Malaysia  tersebut,  Indonesia  mengambil  kebijakan
                                   konfrontasi.  Pada  tanggal  17  September  1963  hubungan  diplomatik
                                   antara dua negara putus. Selanjutnya pada tanggal 3 Mei 1964 Presiden
                                   Soekarno mengeluarkan Dwi Komando Rakyat (Dwikora), isinya:

                                      1)  Perhebat ketahanan revolusi Indonesia, dan

                                      2)  Bantu  perjuangan  revolusioner  rakyat  Malaya,  Singapura,
                                          Serawak,  Sabah,  dan  Brunei  untuk  memerdekakan  diri  dan
                                          menggagalkan negara boneka Malaysia.

                                   Di  tengah  situasi  konflik  Indonesia-Malaysia,  Malaysia  dicalonkan
                                   sebagai  anggota  tidak  tetap  Dewan  Keamanan  PBB.  Masalah  ini
                                   mendapat reaksi keras dari Presiden Soekarno.  Terpilihnya Malaysia
                                   tersebut mendorong Indonesia keluar dari PBB. Secara resmi Indonesia
                                   keluar dari PBB pada tanggal 7 Januari 1965.






















                                Gambar 5.10. Masa Demokrasi Terpimin menjadikan Bangsa Indonesia
                                                       keluar dari anggota PBB

                                       Sumber: wikipediacommons+sejarahdemokrasiterpimpin



                               Sistem demokrasi terpimpin  diambil oleh Presiden Soekarno karena alasan
                               bahwa pada saat demokrasi liberal rakyat Indonesia belum siap.  Kebebasan








   262                        Modul PJJ Mata Pelajaran IPS - Kelas IX Semester Genap
   276   277   278   279   280   281   282   283   284   285   286