Page 10 - Paduan Belajar Pajak Penghasilan Pasal 21 Untuk Tenaga Ahli Berbasis Ms Excel._Neat
P. 10
Pajak merupakan iuran rakyat kepada negara berdasarkan
undang-undang sehingga dapat dipaksakan dengan tidak
mendapat balas jasa secara langsung. sebagai warga negara
yang telah ditetapkan secara sah oleh hukum sebagai wajib
pajak, memiliki kewajiban yang bersifat memaksa untuk
membayar pajak, hal tersebut sudah diatur dalam undang-
undang No.16 tahun 2009.
Pajak terdiri dari berbagai jenis yaitu berdasarkan lembaga
pemungutan dibagi menjadi pajak pusat (PPN, PPH, PPNBM, dan
bea material) dan pajak daerah (pajak kendaraan bermotor,
hotel, rokok, dan sebagainya), berdasarkan cara pemungutan
dibagi menjadi pajak langsung (PBB, PKB, dan PPH) dan pajak
tidak langsung (Pajak ekspor, bea masuk, dan PPN), dan
berdasarkan sifatnya dibagi menjadi pajak subjektif
(memperhatikan kemampuan keuangan harus pajak) dan pajak
objektif (PPN dari barang yang dikenakan pajak).
Dasar konstitusional kewajiban membayar pajak ada pada
pasal 23 A UUD 1945. dengan membayar pajak, warga negara
telah memenuhi kewajibannya pada pasal 30 ayat (1) UUD 1945
yaitu kewajiban ikut serta dalam pertahanan dan keamanan
negara. dari kewajiban membayar pajak dapat diuraikan nilai-
nilai yang terkandung di dalam sila pancasila.
Begitu juga tenaga ahli tentunya memiliki kewajiban pada
membayar pajak terutama pajak penghasilan pasal 21 atas
energi pakar. Pembayaran pajak tenaga ahli tentunya harus
sesuai dengan perhitungan tarif serta perhitungan dari PPh
pasal 21 atas tenaga pakar.
5

