Page 9 - Paduan Belajar Pajak Penghasilan Pasal 21 Untuk Tenaga Ahli Berbasis Ms Excel._Neat
P. 9
1.2 KARAKTERISTIK TENAGA AHLI
Sesuai dengan surat edaran direktur jenderal pajak nomor
SE - 39/PJ.23/1984 tentang tenaga ahli atau persekutuan tenaga
ahli dalam pengenaan PPh pasal 21 (seri PPh pasal 21-12) dapat
disimpulkan beberapa karakteristik tenaga ahli dilihat dari
pengertiannya yaitu, sebagai berikut:
1. Yang dimaksud dengan tenaga ahli ialah orang langsung
yang mempunyai keahlian khusus dalam memberikan jasa
berdasarkan keahliannya, tidak terikat oleh hubungan kerja
(melakukan pekerjaan bebas)
2. Tenaga ahli memberikan jasa yang disebut jasa profesional,
sedangkan pekerjaan yang dilakukannya tanpa hubungan
kerja lazim disebut juga pekerjaan bebas.
3. Dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan 1984, tenaga ahli
diikuti dengan "persekutuan tenaga ahli". Yang dimaksud
persekutuan tenaga ahli merupakan beberapa orang pribadi
yang mempunyai keahlian khusus, dalam memberikan
jasanya orang-orang pribadi tersebut tetap berperan
berdasarkan keahliannya masing-masing. Sebagai contoh:
beberapa orang dokter spesialis membentuk klinik spesialis
atau beberapa pengacara membentuk persekutuan
pengacara, yang dengan persekutuannya tersebut masing-
masing pribadi dapat berpraktek secara bebas di bawah
nama persekutuan itu.
4. Dengan demikian yang dimaksud tenaga ahli atau
persekutuan tenaga ahli tidak termasuk misalnya: tukang las
(ahli las), montir (ahli mesin), tukang/ahli pahat, tukang/ahli
kayu, instalatur, dan sebagainya. Mereka itu tidak pernah
bekerja dalam suatu persekutuan sebagaimana dimaksud
oleh Undang Undang PPh1984.
4

