Page 47 - E-MODUL IPA SMP BERBASIS LITERASI SAINS MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA
P. 47
Gejala Kekurangan Vitamin
Kurangnya vitamin dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit yang dinamakan
avitaminosis.
Kekurangan vitamin A, akibatnya terjadinya kerusakan pada tulang dan hati serta
penglihatan menjadi kabur.
Kekurangan vitamin B, akibatnya berat badan berkurang, gangguan saraf, kurang
darah atau anemia, dan penyakit beri-beri.
Kekurangan vitamin C, akibatnya sistem kekebalan tubuh terganggu, munculnya
sariawan, merasa lemas, terjadinya degenerasi gigi, kulit, dan pembulh darah.
Kekurangan vitamin D, akibatnya terjadinya kerusakan pada otak, kardiovaskuler, dan
ginjal, pelunakan tulang pada orang dewasa serta cacat tulang pada anak-anak atau
Skorbut.
Kekurangan vitamin E, akibatnya degenerasi sistem saraf.
Kekuarngan vitamin K, akibatnya terjadinya gangguan pada pengumpalan darah,
kurang darah atau anemia dan kerusakan pada hati.
Gejala Kekurangan Mineral
Kurangnya mineral dalam tubuh, dapat menyebabkan beberapa gangguan, diantaranya:
Kekurangan Kalsium (Ca), akibatnya kehilangan massa tulang, dan terlambatnya
pertumbuhan.
Kekurangan Fosfor, akibatnya kehilangan kalsium, kehilangan mineral dari tulang,
dan merasa lemas.
Kekurangan Magnesium (Mg), akibatnya sistem saraf terganggu.
Kekurangan Natrium (Na), akibatnya berkurangnya nafsu makan, dank ram pada otot.
Kekurangan Besi (Fe), akibatnya kelaianan pada sistem kekebalan tubuh, dan kurang
darah atau anemia.
Kekurangan Iodium (I), akibatnya kelenjar tiroid membengkak atau dinamakan
gondok.
Kekurangan Seng (Zn), akibatnya terganggunya sistem kekebalan tubuh, kegagalan
pada reproduksi, kelainan pada kulit, dan kegagalan pada pertumbuhan.
36

