Page 427 - Artikel Prosiding SEMNAS PGSD UMC 2022
P. 427
Analisis Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Proses Pembelajaran Tematik di
Kelas 1
1
3
2
Eva Fauziyah , Cindy Yuliya Ningsih , Dewi Yulianawati
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon 1,2,3
email: evafauziyah21@gmail.com
Abstract
The implementation of the 2013 curriculum has been implemented in almost all schools in Cirebon district.
The 2013 curriculum requires teachers to carry out integrative thematic learning that emphasizes a scientific
approach and uses learning models that are in accordance with the 2013 curriculum. The implementation of
the curriculum is expected to encourage the improvement of the quality of management and educational
processes in each educational unit which leads to efforts to improve the quality of learning and education.
Motivated by the application of the curriculum, so that the purpose of this study is to analyze the
implementation of the 2013 curriculum in one of the elementary schools in Cirebon district, which includes:
(1) describing the results of the analysis of the implementation of thematic learning in the classroom, (2)
describing the results of the learning evaluation analysis. This type of research uses a qualitative-descriptive
research design and approach. The data collection methods used are observation, interviews, and
documentation. The results of this study show that in general the 2013 curriculum used has referred to the
Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia Number 57 of 2014 concerning the 2013
Curriculum for Elementary Schools / Madrasah Ibtidaiyah. However, in its implementation, it turns out that
there is still something that is not optimal in the evaluation system carried out by teachers.
Keywords: Curriculum 2013, Thematic Learning, Learning Evaluation
Abstrak
Implementasi kurikulum 2013 sudah diterapkan hampir di seluruh sekolah-sekolah di kabupaten Cirebon.
Kurikulum 2013 menuntut guru untuk melaksanakan pembelajaran tematik integratif yang menekankan
pendekatan saintifik serta menggunakan model-model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013.
Implementasi Kurikulum tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan proses
pendidikan pada setiap satuan pendidikan yang mengarah pada upaya peningkatan mutu pembelajaran dan
pendidikan. Dilatarbelakangi oleh adanya penerapan kurikulum tersebut, sehingga tujuan penelitian ini yaitu
untuk menganalisis implementasi kurikulum 2013 di salah satu sekolah dasar di kabupaten Cirebon, yang
meliputi : (1) mendeskripsikan hasil analisis implementasi pembelajaran tematik di kelas, (2)
mendeskripsikan hasil analisis evaluasi pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan desain dan
pendekatan penelitian kualitatif-deskriptif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara umum
kurikulum 2013 yang digunakan telah mengacu pada Permendikbud RI Nomor 57 Tahun 2014 tentang
Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Namun pada implementasinya ternyata masih ada yang
kurang maksimal pada pembelajaran tematik yang berlangsung di kelas dan sistem evaluasi yang dilakukan
oleh guru.
Kata Kunci: Kurikulum 2013, Pembelajaran Tematik, Evaluasi Pembelajaran
A. PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Pendidikan dasar merupakan fondasi dasar dari semua jenjang sekolah selanjutnya. Seperti
yang diungkap oleh Mohammad Ali mantan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian
Agama dalam Prastowo (2013: 13) sebagai berikut: “Bahwa tujuan penyelenggaraan pendidikan
dasar (SD/MI dan SMP/MTS) adalah menyiapkan siswa agar menjadi manusia yang bermoral. Dan
secara operasional, tujuan pokok pendidikan dasar adalah membantu siswa dalam mengembangkan
kemampuan intelektual dan mentalnya, proses perkembangan secara individu yang mandiri, proses
perkembangan secara makhluk sosial, belajar hidup menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan,
dan meningkatkan kreativitas.”
Di Dalam sistem pendidikan terdapat kurikulum sebagai salah satu komponen yang berperan
penting dalam sebuah institusi pendidikan yang diatur oleh pemerintah dan terus berkembang
sesuai tantangan zaman di masa yang akan datang. Kurikulum menurut UU No. 20 Tahun 2013
418

