Page 16 - E-MODUL LIDIA PUTRI MARIANA
P. 16

1)  Protein sederhana, mengandung asam-asam amino atau derivatnya dan jika
                       dihidrolisis  menghasilkan  asam  amino  saja,  contoh:  Albumin,  globulin,
                       albuminoid.
                    2)  Protein gabungan, selain asam-asam amin mengandung golongan prsthetis,
                       contoh: casein, hemoglobin lipoprotein.
                    3)  Protein  tambahan,  berasal  dari  perombakan  sebagaian  (tak  sempurna)

                       protein, contoh: protesa, pepetida dan pepton.
                c.  Lipid
                          Lipid berfungsi sebagai komponen struktural membran sel, cadangan bahan
                    bakar  (sumber  energi),  lapisan  pelindung,  komponen  vitamin,  dan  komponen
                    hormon.  Lipid  bersifat  hidrofobik,  yaitu  sedikit  atau  tidak  memiliki  afinitas
                    (ketertarikan) terhadap air. Senyawa lipid yang paling penting bagi makhluk hidup
                    adalah lemak, fosfolipid, dan steroid. Senyawa lipid lainnya, yaitu sfingolipid, lilin,
                    karotenoid (sebagai bahan baku vitamin A), dan limonen dalam minyak lemon
                    (Irnaningtyas dan Istiadi, 2016).
                d.  Asam Nukleat
                          Asam nukleat berfungsi sebagai tempat penyimpanan sifat individu yang
                    diwariskan,  penyimpanan  energi,  dan  koenzim.  Asam  nukleat  merupakan
                    polinukleotida, yaitu suatu polimer yang satuan penyusunnya adalah nukleotida.
                    Nukleotida terdiri atas 3 komponen, yaitu basa nitrogen, pentosa (gula berkarbon

                    lima), dan gugus fosfat. Ada dua golongan basa nitrogen, yaitu pirimidin dan
                    purin. Basa nitrogen pirimidin terdiri atas timin (T), sitosin (S), dan urasil
                    (U), sedangkan purin terdiri atas adenin (A) dan guanin (G).
                          Berdasarkan jenis nukleotidanya, maka asam nukleat dibedakan menjadi
                    dua macam, yaitu asam ribonukleat (RNA) dan asam deoksiribonukleat (DNA).
                    Molekul DNA dan RNA memiliki beberapa perbedaan pokok. DNA hanya memiliki
                    satu  macam  jenis,  sedangkan  RNA  memiliki  tiga  macam  jenis,  yaitu  m-RNA
                    (mesenger RNA sebagai pembawa pesan), r-RNA (ribosomal RNA yang terdapat
                    dalam ribosom), dan t-RNA (transfer RNA untuk membawa asam amino) (Wijana,
                    2015).



                      KOMPONEN ANORGANIK


                1.  Air

                          Di dalam sel, air terdapat dalam dua bentuk, yaitu bentuk bebas dan bentuk
                    terikat.  Air  dalam  bentuk  bebas  mencakup  95%  dari  total  air  di  dalam  sel.
                    Umumnya  air  berperan  sebagai  pelanut  dan  sebagai  medium  dispersi  sistem
                    koloid. Air dalam bentuk terikat mencakup 4-5% dari total air di dalam sel.










                   E-Modul Berdiferensiasi Pada Materi Sel Biologi Kelas XI                           14
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21