Page 190 - Kelas V Buku Tema 4 BG
P. 190

Kegiatan Pembelajaran
                    langkah-langkah Pembelajaran:                                          Bacalah cerita berikut.
                                                                                           Membaca Cerita
                    •   Pada awal pembelajaran, guru menstimulus ide,                di lapangan ujung desa. Biasanya, saat anak-anak libur sekolah ada pasar
                                                                                           Dede Belajar Silat
                                                                                     Malam itu setelah magrib  Dede mengajak ayah melihat pasar malam
                        gagasan, dan motivasi siswa. Guru mengajak                 malam keliling di lapangan. Ayah dan Dede berjalan menuju lapangan. Di
                                                                                   bagian timur lapangan Dede melihat banyak orang berkerumun. “Yah, itu ada
                                                                                   apa ya? Banyak orang berkerumun di sana,” tanya Dede. “Entahlah. Ayo kita
                                                                                   lihat,” jawab ayah.
                        siswa untuk mengingat kembali materi pencak                  sedang menonton latihan pencak silat. Dede terpana melihat anak-anak
                                                                                     Dede dan ayah menghampiri kerumunan orang-orang. Ternyata, mereka
                                                                                   berlatih pencak silat. Gerakan mereka lincah, indah, dan penuh seni. Walaupun
                                                                                   badan mereka kecil-kecil, mereka tidak tampak lemah. Mereka terlihat kuat,
                                                                                   terampil, dan percaya diri. Dede berbisik-bisik kepada ayah,”Yah, aku ingin ikut
                        silat dengan pertanyaan berikut:                           pencak silat.” “Hah...kamu mau ikut pencak silat?” tanya ayah antara kaget dan
                                                                                   tidak percaya. “Serius?” tanya ayah kurang yakin. “Iya, Yah, serius. Aku ingin
                                                                                   jadi pendekar seperti Si Pitung,” canda Dede. “Hahaha...bagus Dede. Selain
                                                                                   membuat tubuhmu sehat, ikut pencak silat berarti ikut melestarikan budaya
                                                                                   bangsa. Oke, ayo kita bilang Pak Haji,” kata ayah senang.
                        1.   Apa yang kamu ketahui tentang olahraga                   Ayah dan Dede menghampiri Pak Haji Rojali pemimpin perguruan silat itu.
                                                                                   Pak Haji Rojali sedang memperhatikan anak-anak yang sedang berlatih. “Pak
                                                                                   Haji, Dede ingin ikut pencak silat, apakah boleh?” tanya ayah sopan. “O...tentu
                             pencak silat?                                         saja boleh,” kata Pak Haji Rojali tersenyum senang. Pak Haji berkata “Dede,
                                                                                   jika kamu mau belajar silat, syaratnya harus rajin beribadah, patuh kepada
                                                                                   orang tua, dan menghormati teman. Kalau sudah pandai silat, gunakan ilmu
                                                                                   silatmu untuk kebaikan. “Baik, Pak Haji,” Dede mengangguk.  “Oke Dede, kamu
                        2.  Dari  manakah  olahraga  pencak  silat                 “Sekarang Pak Haji? Asyiiik,” sahut Dede girang. Dede bergabung dengan
                                                                                   bisa  langsung bergabung dengan  teman-temanmu,”  kata  Pak  Haji  Rojali.
                                                                                   teman-temannya. “Ciat...ciat...ciat....,” Dede mengikuti gerakan silat yang
                                                                                   diajarkan Bang Toyib, salah satu pelatih silat. Dede mengikuti latihan silat
                                                                                   dengan gembira dan semangat.
                             berasal?                                                berlatih. Dia sudah bisa melakukan gerakan memukul, menendang, menangkis,
                                                                                     Latihan silat diadakan dua kali seminggu setelah magrib. Dede tekun
                                                                                   dan menghindar. Bang Toyib, salah satu pelatih memberi penjelasan kepada
                        3.  Apa  kalian  mengetahui  gerakan  dasar                anak-anak,”Silat adalah seni beladiri, bukan seni menyerang. Dalam suatu
                                                                                   pertandingan, yang harus kita perhatikan adalah bagaimana kita bisa
                                                                                   mengalahkan musuh tanpa harus menyakitinya. Jangan pernah menganggap
                                                                                   lawan bertanding adalah musuh, mereka adalah mitra tanding untuk
                             pencak silat?                                         meningkatkan  kemampuan  beladiri kita.” Anak-anak  mengangguk-angguk
                                                                                   mendengarkan penjelasan Bang Toyib.
                                                                                   134  Buku Siswa SD/MI Kelas V
                             Catatan:
                             •  Guru membangun suasana belajar yang menyenangkan dan
                                 menantang dengan pendekatan interaktif.
                             •  Jadikan jawaban-jawaban siswa sebagai media untuk mengeta-
                                 hui seberapa jauh siswa dalam mengenal olahraga pencak silat.
                             •  Apresiasi semua jawaban siswa, termasuk jika ada jawaban
                                 yang nyeleneh.
                    •  Guru meminta siswa untuk membaca cerita berjudul “Dede Belajar Silat
                        dengan senyap (membaca dalam hati) selama 5 menit.
                    •  Kemudian, guru meminta siswa untuk merangkum cerita menjadi bebera-
                        pa adegan.
                    •  Siswa lalu diminta untuk membuat gambar cerita dari adegan yang dibuat.

                    Hasil yang diharapkan:
                    •  Siswa termotivasi untuk belajar lebih jauh lagi.
                    •  Siswa mengetahui mengenai olahraga pencak silat.
                    •  Siswa mampu membaca cerita dengan senyap.
                    •  Siswa mampu merangkum cerita menjadi beberapa adegan.
                    •  Siswa mampu membuat gambar cerita dari sebuah cerita yang dibaca.

















                   182      Buku Guru SD/MI Kelas V                                                                                                                                                                              183
   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195