Page 14 - e-MODUL SEL_AANISAH AULIA ZULFAA_1900008095_C_Neat
P. 14
DNA di dalam sel; sebagian besar DNA pada eukariota terselubung membran organel yang
disebut nukleus atau inti sel, sedangkan prokariota tidak memiliki nucleus
A. Sel Prokariotik
Sel prokariotik merupakan bentuk kehidupan yang terkecil dan memiliki
metabolisme paling bervariasi. Kata prokariotik sendiri berarti “ sebelum nukleus” yaitu
suatu organisme bersel satu tanpa memiliki nukleus. Hal ini berarti bahwa sel
prokariotik ini merupakan nenek moyang dari sel eukariotik, karena dia ada sebelum sel
eukariotik ada. Sel prokariotik ini memiliki tiga komponen dasar diantaranya yaitu:
plasmalemma, ribosom, dan nukleoid. Beberapa prokariotik tidak memiliki kapsul yang
menyelubungi dinding sel, kecuali prokariot yang dapat berfotosintesis. Sel prokariotik
ini dapat mengabsorbsi bahan organik untuk pertumbuhannya. Sel prokariotik memiliki
ukuran antara 1 – 10 µm. Masing – masing sel prokariotik dapat menghasilkan sel baru
dengan cara membelah diri dan menghasilkan spora atau melakukan pertunasan. Bagian
dari sel prokarotik pada komponen plasmalemma atau membran sel terdapat sitoplasma
dan nukleoid sedangkan bagian luarnya terdapat dinding sel yang berfungsi untuk
mengokohkan dan memberi bentuk kepada sel. Mycoplasma merupakan salah satu jenis
prokariotik yang tidak memiliki dinding sel tetapi memiliki plasmalemma dengan
ketebalan 10 nm. Adapun contoh dari
sel prokariotik ini ialah
pleuropneumonia–like organism
(PPLO), bakteri, alga biru
(Cyanobacteria, blue green algae), dan
archaea. Sel prokariotik ini kebanyakan
jenisnya memiliki dinding sel di sekitar
membran plasma. Sel ini memiliki
Gambar 1. Sel prokariotik
struktur yang sederhana tetapi memiliki
Sumber: https://id.wikipedia.org/
jenis variasi yang banyak.
SEL HEWAN DAN TUMBUHAN . 14

