Page 64 - E-BOOKLET_DASAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN"SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG"
P. 64

Contoh 6.13

            Pada neraca saldo akhir periode akuntansi terdapat perkiraan gedung Rp150.000.000,- (debet).
            Diketahui umur ekonomis gedung tersebut 15 tahun dengan nilai sisa (residu) Rp15.000.000,-.

            Diminta buatlah jurnal penyesuaian apabila gedung tersebut disusutkan dengan metode garis

            lurus.
            Jawab:

            Perhitungan:

                 Penyusutan dengan metode garis lurus =  Harga perolehan – Nilai sisa (residu)
                                                                                         
                 Penyusutan dengan metode garis lurus =      150.000.000−    15.000.000
                                                                   15
                                                      = Rp9.000.000,- / tahun

            Ayat jurnal penyesuaian:
                  Beban penyusutan gedung       Rp9.000.000,-

                           Akumulasi penyusutan gedung         Rp9.000.000,-


            8) Piutang tak tertagih/taksiran piutang tak tertagih (Allowance For Doubtfull Account)

                  Taksiran  piutang  tak  tertagih  digunakan  untuk  mencatat  kemungkinan  kerugian  atas
            piutang tak tertagih. Metode yang digunakan untuk mencatat taksiran piutang tak tertagih ada

            2, yaitu:










































                                    Dasar-Dasar Akuntansi Keuangan “Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang”   | 61
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69