Page 4 - Dampak penjajahan Jepang
P. 4
Kebijakan Jepang
06 July 2026 SMADA NEWSPAPER HISTORY News
KEBIJAKAN JEPANG DI BIDANG SOSIAL
ROMUSHA
Romusha merujuk pada mobilisasi
tenaga kerja yang dipaksa untuk
mendukung perang, mengakibatkan
kerusakan pada perekonomian dan
lahan pertanian. Tenaga kerja ini tidak
hanya digunakan di Indonesia, tetapi
juga dikirim ke negara lain seperti
Burma, Thailand, Vietnam, dan
Malaysia. Perlakuan terhadap
romusha sangat buruk, dan banyak di
antara mereka tidak kembali ke
kampung halaman karena meninggal.
JUNGUN IANFU
Pemerintah Jepang merekrut perempuan dari
berbagai negara Asia, termasuk Indonesia,
Korea, dan Cina, sebagai jugun ianfu
(perempuan penghibur) selama perang Pasifik.
Sekitar 200.000 perempuan dipaksa untuk tugas
ini, setelah dijanjikan pekerjaan sebagai guru
atau perawat. Realitanya, mereka dipekerjakan
sebagai penghibur.
RUKUN TETANGGA
Pada masa kolonial Belanda, Indonesia hanya
memiliki desa sebagai unit pemerintahan terkecil.
Saat pendudukan Jepang, desa dibagi menjadi Rukun
Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT), mirip dengan
sistem tonarigumi di Jepang, untuk memudahkan
administrasi dan pengawasan. RT dan RW digunakan
sebagai alat kontrol dan mobilisasi Jepang terhadap
penduduk Indonesia.

