Page 5 - Dampak penjajahan Jepang
P. 5

SMADA NEWSPAPAER                                                                  DECEMBER | 2026



                                    BUDAYA








       KEBIJAKAN JEPANG DI BIDANG BUDAYA




                                                             PENGGUNAAN


                                                             BAHASA INDONESIA



                                                            Penggunaan          bahasa        Indonesia       oleh

                                                            Jepang       bertujuan       untuk     memobilisasi
                                                            masyarakat  Indonesia  mendukung  usaha

                                                            perang        mereka.        Bahasa         Indonesia

                                                            diterapkan         dalam         interaksi      sosial,

                                                            pemerintahan,  dan  pendidikan  dari  tingkat
                                                            dasar  hingga  perguruan  tinggi.  Pada  20

                                                            Oktober  1943,  Jepang  membentuk  Komisi

                                                            Penyempurnaan              Bahasa          Indonesia,

                                                            meningkatkan           penggunaannya.            Surat
                                                            kabar berbahasa Indonesia, seperti Tjahaja,

                                                            Asia  Raja,  dan  lainnya,  juga  berkembang

                                                            pesat mendukung kondisi ini.






                               KEIMIN BUNKEI SHIDOSO



   Pemerintah  Jepang  mendirikan  Keimin  Bunkei  Shidoso,  pusat  kebudayaan  untuk  mendukung

   kesenian  Indonesia,  namun  juga  untuk  mengawasi  seniman  agar  tidak  menyimpang  dari
   kepentingan Jepang. Karya sastra yang mendukung propaganda, seperti "Cinta Tanah Air" dan

   "Angin  Fuji,"  dibiarkan  berkembang,  sementara  yang  dianggap  bertentangan,  seperti  "Siap

   Sedia,"  dilarang  dan  penulisnya  dipenjara.  Pers  juga  tidak  independen  dan  berada  di  bawah
   pengawasan Jepang.




        www.historysite.com                                                                     historysite.com
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10