Page 53 - E-Modul Matematika_Neat
P. 53

Determinan dan Invers Matriks



                                               Inisiasi dan Akuisisi















      A.         Determinan Matriks Berordo 2 x 2




      Untuk  setiap  bilangan  real  n  yang  bukan  nol  selalu  mempunyai  invers


      perkalian sedemikian sehingga:


                                          (   −1 ) = 1 dan (        −1  )   = 1


      Perhatikan matriks 2 x 2 seperti contoh berikut :


                     2     5                  −8 −5
      Jika    = [            ] dan    = [                 ], maka
                     3     8                   3       2


                 2    5 −8          −5           1    0
           = [          ] [              ] = [          ]
                 3    8      3       2           0    1


                 −8 −5 2               5         1 0
           = [                ] [        ] = [          ]
                  3       2      3     8         0 1

      Dari hasil tersebut terlihat bahwa AB = BA = I. Seperti pada sistem bilangan


      real, maka B disebut matriks invers perkalian dari matriks A yang dinotasikan


                    −1
      dengan    , dan sebaliknya A adalah matriks invers perkalian dari matriks B


      yang dinotasikan dengan                −1






                             Jika matriks A dan B adalah matriks yang berordo 2 x 2,

                             sedemikian sehingga AB = BA = I, maka B adalah invers
                             dari A dan A adalah invers dari B









                                                           40
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58