Page 23 - E-MODUL MITA
P. 23
2) Pengukuran area besar, pengukuran dengan luasan di atas 37 km x 37
km. Dengan memperhatikan unsur kelengkungan bumi dan
perhitungan matematisnya, pengukuran ini juga banyak dikenal
dengan istilah geodetocs surveying.
5. Peta
Pada umumnya peta dikenal sebagai gambar rupa muka bumi pada
suatu lembar kertas dengan ukuran lebih kecil. Rupa bumi yang
digambarkan pada peta meliputi unsur-unsur alamiah dan unsur-unsur
buatan manusia. Kemajuan dalam bidang teknologi yang berbasiskan
komputer telah memperluas wahana dan wawasan mengenai peta. Peta tidak
hanya dikenali sebagai gambar pada lembar kertas, tetapi juga penyimpanan,
pengelolaan, pengolahan, analisis dan penyajiannya dalam bentuk digital
terpadu antara gambar, citra, dan teks. Peta yang dikelola dalam mode
digital mempunyai keuntungan penyajian dan penggunaan secara
konvensional peta garis cetakan (hard copy) dan keluwesan, kemudahan
penyimpanan, pengelolaan, anaalisan dan penyajiannya secara interaktif
bahkan real time pada media komputer (soft copy). Peta dapat dibedakan
dari berbagai isi peta, jenis-jenis peta yang dibedakan berdasarkan isinya
sebagai berikut:
a. Peta hidrografi, memuat informasi tentang kedalaman dan keadaan laut
serta informasi lainnya yang diperlukan untuk navigasi pelayaran.
b. Peta geologi, memuat informasi tentang keadaan geologis suatu daerah,
bahan-bahan pembentukan tanah dll. Peta geologi umumnya juga
menyajikan unsur peta topografi.
c. Peta kadaster, memuat informasi tentang kepemilikan tanah beserta batas.
d. Peta irigasi, memuat informasi tentang jaringan irigasi pada suatu
wilayah.
e. Peta jalan, memuat informasi tentang jejaring jalan pada suatu wilayah.
f. Peta kota, memuat informasi tentang jejaring transportasi, drainase,
sarana dan prasarana kota.
MODUL DASAR-DASAR SURVEY DAN PEMETAAN
16
BY. MITA DWI PUTRI