Page 152 - CERPEN 9A - Copy
P. 152
Pemerintahan pun membuat peraturan baru , bahwa seluruh warga Indonesia
harus menggunakan masker , mencuci tangan , dan jaga jarak , lalu sekolah pun di
lakukan secara daring/online , semua murid merasa senang , karena sekolah dirumah
dan begitu pun Fandi , mungkin di awal awal kami semua merasa senang tetapi lama
kelamaan kami semua merasa bosen dirumah terus , dan tidak boleh keluar sama
sekali.
Kami pun semua ingin sekali bermain seperti biasanya , tetapi masih dilarang
keluar rumah dan pada tahun 2021 Corona mulai hilang dari Indonesia dan pada saat
itu semua warga Indonesia sudah boleh keluar rumah , asalkan tetap mematuhi
protokol kesehatan dari pemerintah.
1 tahun berlalu Fandi sudah mulai remaja , pada tanggal 15 Agustus 2022 Fandi
serta semua keluarga nya memutuskan untuk pindah ke Bontang dan Fandi juga
pindah sekolah , ia masuk sekolah di SMPN 5 Bontang.
Hari pertama Fandi masuk sekolah barunya ia sangat gugup/grogi karena ia
sangat lah malu , dihari pertama ia masuk disekolah barunya , banyak yang langsung
mengajak nya kenalan , Fandi pun ikut mengenali dirinya.
Keesokan harinya , Fandi mulai sedikit akrab dengan teman barunya , pada saat
Fandi duduk di bangku kelas 9 , ia kedatangan murid baru , murid Baru nya itu
bernama Bahar , Bahar berasal dari Sulsel ( Sulawesi Selatan ).
Dan saat fandi pindah ke bontang ia tinggal bersama kakak dan abangnya, ia
kira dia bakal tidak di suruh-suruh, namun itu tidak sesuai dengan ekspetasinya fandi,
ternyata semenjak ia tinggal bersama kakaknya, ia malah disuruh melakukan semua
pekerjaan rumah. Walaupun ia capek, tetapi ia sama Sekali tidak mengeluh ke
kakaknya kalau ia capek melakukan semua pekerjaan rumah. Tetapi fandi sangatlah
beruntung memiliki teman-temannya yang slalu mensupportnya, fandi memiliki 5
orang sahabat baiknya diantaranya ada farel , Mumtaz , Andhika , Ikki , dan imam.
152

