Page 191 - CERPEN 9A - Copy
P. 191

sesampainya ia  di  kelas,  teman  -  teman  Arsita pun bertanya  kepada  Arsita  “  kamu

              kenapa Arsita?, siapa yang membuatmu menangis? “ ucap teman - temannya dengan

              wajah panik mereka. “

              “ aku tidak apa – apa kok. “ ucap Arsita dengan wajah yang sedang sedih.

              Sepulang sekolah ia langsung masuk rumah dengan perasaan yang tidak baik – baik

              saja.

                      Arsita pun langsung menuju ke kamarnya dan mulai merenungi sebenarnya ia

              salah apa dengan Argan sampai Arsita harus melihat kejadian tadi.

              Hari sudah mulai larut malam Argan baru mengabari Arsita. Arsita hanya merespon
              seadanya saja, karena ia masih sakit hati dengan kejadian tadi di sekolah.


              3 hari berlalu, Arsita tak kunjung mengabari Argan, Argan merasa cemas. Argan terus
              mengechat dan mencari Arsita yang 3 hari sudah tidak ada kabar.


                      “ Arsita, kamu kenapa?, kenapa kamu tidak pernah mengabari aku? “ Argan
              mengechat Arsita dengan kata kata tersebut.


                      Arsita hanya merespon chat Argan dengan seadanya saja, tak seperti biasanya.
              Argan  berencana  untuk  mengajak  Arsita  ke  taman,  dan  membicarakan  masalah


              mereka dengan cara baik baik. Arsita menerima ajakan tersebut, mereka berdua pun
              pergi bersama. Dan sesampainya mereka di taman, Argan menjelaskan semua tentang


              masalah kemarin setelah selesai menjelaskan sepatah duakata, Argan pun segera minta
              maaf.


              “ Arsita, Aku minta maaf ya sama masalah yang kemarin “
              “ Iya Argan, Tanpa kata maaf mu itu pun aku sudah memaafkan mu. “


              “ Terima kasih ya Arsita, I really love you. “
                      Mereka  pun  mulai  saling  memaafkan  dan  melanjutkan  hari  –  hari  mereka


              seperti biasa tanpa adanya masalah, setelah kejadian itu Argan mulai sadar, dan akan
              selalu menghargai perasaan yang Arsita miliki.






                                                                                                           191
   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196